LINGKARWILIS.COM – Seorang mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Kota Malang ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Tunggulmas, Jalan Tlogomas, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (10/4).
Korban yang diketahui bernama Bintang Galuh Soburany (20), warga Jalan Kresna Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur diduga nekat melompat dari jembatan. Identitas korban terungkap dari Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang ditemukan di lokasi kejadian.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta mengungkapkan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang hendak memancing di bawah jembatan.
“Pemancing tersebut adalah Achmad Yusuf (43), warga Dusun Mojorejo, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu,” jelas Kompol Anang.
Pasar Tradisional Jombang Alami Fluktuasi Harga Pasca Liburan
Saat tiba di lokasi, saksi dikejutkan oleh sosok pria muda yang tergeletak di kolong jembatan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Posisi tubuh korban menunjukkan indikasi cedera serius, termasuk kaki kiri yang tampak terlipat, diduga mengalami patah tulang.
Mendapat laporan tersebut, petugas dari Reskrim Polsek Lowokwaru, tim Inafis Polresta Malang Kota, serta relawan ambulans RJT segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan.
Dari lokasi, petugas mengamankan sebuah dompet berisi SIM C atas nama korban, serta satu unit ponsel merek Samsung berwarna hitam yang masih terkunci dengan sistem sidik jari.
Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk proses visum.
“Hingga saat ini penyelidikan masih terus dilakukan. Kami belum bisa memastikan apakah ini murni kasus bunuh diri atau ada unsur lain,” pungkas Kompol Anang.
Disclaimer:
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional, gangguan kesehatan mental, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan. Anda dapat menghubungi tenaga profesional, keluarga, atau layanan bantuan seperti Layanan Konseling Psikologi.
Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





