PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Ponorogo memutuskan memperpanjang operasional pasar malam di kawasan Alun-alun hingga 21 April 2025, menyusul tingginya antusiasme masyarakat serta permintaan dari para pedagang dan pengelola wahana.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdakum) Kabupaten Ponorogo, Rongga Dwi Heri Irawan, menjelaskan bahwa semula kegiatan ini dijadwalkan berakhir pada 13 April.
Namun, banyak pelaku usaha yang mengajukan permohonan perpanjangan karena beberapa hari terakhir mereka terdampak hujan yang mengakibatkan turunnya jumlah pengunjung.
Baca juga : Peringati HUT ke-17, Bawaslu Kabupaten Kediri Tegaskan Komitmen Kawal Demokrasi dengan Integritas
“Melihat minat masyarakat yang masih tinggi serta kondisi cuaca yang sebelumnya kurang mendukung, kami putuskan untuk memperpanjang pasar malam selama satu minggu,” ujar Rongga pada Selasa (15/4/2025).
Ia menambahkan, turunnya hujan saat kegiatan berlangsung sempat membuat pedagang merugi karena sepinya pengunjung. Perpanjangan ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi mereka untuk menutup kerugian.
Tak hanya memberi angin segar bagi para pelaku usaha kecil dan pemilik wahana, perpanjangan pasar malam juga memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca juga : Kejari Kabupaten Kediri Terima Pelimpahan Enam Tersangka Kasus Pencurian Emas, Kerugian Capai Puluhan Juta
Setiap lapak yang disewa dikenai biaya sewa, sehingga perpanjangan masa operasional turut menambah pemasukan daerah.
“Dampaknya tentu juga terasa pada PAD, karena sewa lahan akan bertambah seiring bertambahnya waktu kegiatan,” pungkas Rongga.***
Reporter : Sony Pasetyo
Editor : Hadiyin






