NGANJUK, LINGKARWILIS.COM – Jolotundo Glamping & Edupark di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, menjadi magnet bagi warga kota yang mencari ketenangan dari hiruk-pikuk kehidupan urban. Wisata alam yang mulai beroperasi sekitar dua tahun lalu ini menawarkan suasana sejuk dan damai, menjadi pilihan ideal untuk melepas penat.
“Nyaman sekali, udaranya sejuk,” ujar Dewi (27), seorang pengunjung asal Surabaya yang sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan startup.
Bersama keluarganya, Dewi sengaja datang ke Jolotundo setelah mendengar rekomendasi dari kerabat yang pernah berkunjung. “Fasilitasnya memuaskan, senang bisa berlibur ke sini,” tambahnya.
Selain Dewi, Indah, seorang mahasiswa asal Bojonegoro, juga mengungkapkan kepuasannya. “Tempat ini cocok untuk refreshing, apalagi bagi pekerja yang setiap hari disibukkan dengan rutinitas,” ujarnya.
Baca juga : Imbang Lawan Batavia FC, Inter Kediri Gagal Lolos ke 32 Besar Liga 4 Nasional
Berada di kawasan hutan pinus milik Perhutani, Jolotundo menawarkan kebersihan dan keasrian alam yang tetap terjaga. Lokasinya yang strategis, hanya sekitar 500 meter dari wisata populer Air Terjun Roro Kuning, menambah daya tarik tersendiri.
Suara gemericik air sungai di samping area glamping, berpadu dengan semilir angin dari pepohonan pinus, menciptakan suasana yang menenangkan.
Yayuk Sumarsih, Manager Promosi dan Produk Wisata Jolotundo, menjelaskan bahwa konsep wisata ini memang ditujukan untuk membantu orang-orang kota melepaskan diri dari kejenuhan.
“Harapannya, Jolotundo menjadi tempat pelarian bagi mereka yang ingin menyegarkan kembali pikiran dan tubuh setelah lelah dengan aktivitas keseharian di kota,” ungkapnya.
Baca juga : Kodim 0809/Kediri Resmikan Renovasi Panti Asuhan Aisyiyah, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Pengabdian
Pada Jumat (25/4/2025), suasana Jolotundo tampak lengang. Namun, menurut pengelola, kawasan ini biasanya dipadati pengunjung saat akhir pekan dan hari libur.
Memasuki area wisata, pengunjung disambut oleh kafe outdoor dan indoor yang langsung menghadap ke aliran sungai. Sebuah jembatan ikonik menghubungkan area kafe dengan beragam fasilitas lainnya, seperti area glamping, mini zoo berisi rusa, persewaan kuda, jasa foto, hingga area camping ground.
Tersedia pula penyewaan ATV dan jalur offroad bagi pengunjung yang ingin mencoba tantangan adrenalin. Untuk rombongan sekolah atau komunitas, Jolotundo menyediakan lapangan dan tenda ground dengan harga terjangkau, berkisar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per tenda.
“Kami bisa menyediakan hingga 100 tenda ground, sesuai kebutuhan untuk kegiatan seperti LDKS atau outing anak sekolah,” jelas Yayuk.
Rata-rata, Jolotundo menerima sekitar 200 hingga 300 pengunjung per hari, sementara pada akhir pekan jumlahnya bisa melonjak hingga 1.000 orang. Pada musim libur besar seperti tahun baru atau Lebaran, jumlah kunjungan bisa lebih tinggi lagi.
Selain menawarkan keindahan alam, Jolotundo mengembangkan konsep wisata edukasi untuk anak-anak, seperti outbond, praktik menanam tanaman, hingga ke depan akan dikembangkan wisata durian. Beberapa fasilitas edukatif ini masih dalam tahap pembangunan dan pengembangan.
Untuk memperkaya pengalaman pengunjung, Jolotundo menyediakan paket wisata gabungan, seperti glamping yang disertai aktivitas berkuda, naik ATV, atau offroad.
Pengelola juga menyadari pentingnya dokumentasi bagi wisatawan. Karena itu, banyak sudut Instagramable yang disiapkan, bahkan tersedia layanan jasa foto freelance untuk mengabadikan momen liburan.
Dalam hal reservasi, Jolotundo mempermudah pengunjung dengan layanan customer service yang dapat diakses melalui akun Instagram dan TikTok resmi mereka. Pemesanan juga bisa dilakukan melalui platform Traveloka dan Tiket.com, lengkap dengan konfirmasi bukti pemesanan.
Semua perlengkapan tenda telah disiapkan sebelum jam check-in. Untuk kebutuhan tambahan seperti selimut atau api unggun, biasanya akan diberikan mendekati waktu penggunaan.
Bagi yang hanya ingin menikmati suasana tanpa menginap, tersedia pula paket day use dengan tarif Rp100 ribu untuk 3 jam, memberikan fleksibilitas bagi pengunjung yang ingin bersantai di tengah alam.
Dengan semua fasilitas dan konsep yang dikembangkan, Jolotundo Glamping & Edupark terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata alam favorit bagi mereka yang merindukan ketenangan di tengah kesibukan.***
Reporter : Inna Dewi Fatima
Editor : Hadiyin





