KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seiring memasuki musim pancaroba. Meski sudah memasuki musim kemarau, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih kerap terjadi.
Kepala Dinkes Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khatib, menjelaskan bahwa perubahan cuaca di musim peralihan ini sering menyebabkan kondisi lingkungan menjadi lebih berdebu. Partikel debu yang terhirup tanpa disadari dapat memicu gangguan pernapasan.
“Batuk ringan bisa menjadi gejala awal ISPA. Jika tidak diwaspadai, dapat berkembang menjadi demam tinggi, pusing, nyeri saat menelan, hingga flu berat. Apabila mengalami kesulitan makan akibat nyeri telan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” ujar dr. Khatib.
Baca juga : Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Apresiasi Fasilitas Transportasi Gratis untuk Calon Jemaah Haji
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri, salah satunya dengan rutin mencuci tangan setelah beraktivitas. Selain itu, menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi dan minuman sehat juga menjadi kunci utama menghadapi musim pancaroba.
“Di cuaca panas, utamakan konsumsi air putih minimal dua liter per hari. Hindari terlalu banyak mengonsumsi minuman dingin atau manis yang justru mempercepat rasa haus.
Jika muncul gejala ISPA, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan sepelekan masalah sekecil apapun yang berkaitan dengan kesehatan,” pesannya.
Dinkes berharap dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, risiko penyebaran ISPA selama musim pancaroba ini dapat ditekan.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





