LINGKARWILIS.COM – Musim pancaroba kembali membawa bencana tanah longsor di Kota Batu. Kali ini, sebuah plengsengan teknis milik warga di Kecamatan Bumiaji dilaporkan ambrol pada Minggu malam (18/5), sekitar pukul 23.00 WIB.
Informasi dari Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Batu menyebutkan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) baru menerima laporan pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.
“Dilaporkan kejadian tanah longsor Senin malam,” ujar Plt Kepala BPBD Kota Batu, Arif Purwanto, Senin (19/5).
Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Diponegoro RT 1 RW 2, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu petang diduga menjadi pemicu utama, menyebabkan peningkatan debit air yang akhirnya menggerus plengsengan milik seorang warga, Wahyu Resyanto.
Aksi Pencurian Motor di Malang Berakhir Tragis, Pelaku Tewas Dikeroyok Warga
“Plengsengan teknis ambrol, dan material longsor menutup saluran irigasi,” terangnya.
Plengsengan yang runtuh memiliki panjang sekitar 10 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 7 meter. Akibatnya, pipa irigasi di lokasi tersebut terputus, mengakibatkan aliran air meluber hingga masuk ke rumah warga.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. BPBD bersama pihak desa, relawan, dan warga setempat telah melakukan kaji cepat dan koordinasi untuk langkah tanggap darurat.
BPBD menyampaikan sejumlah rekomendasi, mulai dari normalisasi saluran irigasi melalui kerja bakti, perbaikan plengsengan, hingga bantuan logistik bagi warga terdampak. Kerugian material akibat kejadian ini masih dalam proses pendataan.
Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





