KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Desa Ngadiluwih di Kabupaten Kediri kini ditetapkan sebagai desa binaan Rumah Zakat dalam program pemberdayaan ekonomi berbasis Corporate Social Responsibility (CSR). Inisiatif ini menjadi percontohan awal pengembangan UMKM yang diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain.
Program bertajuk “UMKM Peduli OC Bisa” ini secara resmi diluncurkan pada 21 Mei 2025, dan dihadiri oleh Camat Ngadiluwih, Zainuri, serta Kepala Desa Ngadiluwih, Ragil Panca Yuga.
Sebanyak 10 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat memperoleh dukungan berupa modal usaha dan pendampingan intensif dari Rumah Zakat. Selain bantuan dana, para pelaku UMKM juga mendapat bimbingan langsung dari Agus Sakti dan Imas, relawan Rumah Zakat yang telah terlibat sejak awal.
Baca juga : Perempuan Lansia Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Kota Kediri
Kades Ngadiluwih, Ragil Panca Yuga, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas program ini. Ia menilai kerja sama ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.
“Dengan adanya pembinaan dan dukungan modal, kami optimis geliat ekonomi desa akan semakin membaik dan mandiri,” ujarnya, Senin (26/5/2025).
Program ini menitikberatkan pada kolaborasi antara CSR perusahaan dan masyarakat desa dalam memperkuat perekonomian berbasis kerakyatan yang berkelanjutan.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





