BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Blitar mulai mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk program nasional Makan Gizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Salah satu langkah awal yang kini dilakukan adalah menyiapkan lokasi dapur umum sebagai pusat distribusi makanan bergizi untuk siswa di sekolah-sekolah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Blitar, Wiji Asrori, mengungkapkan bahwa tiga dapur umum akan didirikan di wilayah strategis yang mewakili penjuru Blitar – barat, timur, dan selatan.
“Dapur umum akan dibangun di Kecamatan Talun, Srengat, dan Wonotirto. Ketiga lokasi ini dipilih karena menjangkau sejumlah kecamatan dan memiliki akses infrastruktur yang mendukung,” jelas Wiji, Minggu (1/6/2025).
Baca juga : Desa Susuhbango Wakili Kabupaten Kediri dalam Lomba Desa Digital Tingkat Nasional
Rinciannya, dapur di Talun akan melayani wilayah seperti Gandusari, Wlingi, Selopuro, Kesamben, Selorejo, dan Garum. Dapur di Srengat mencakup Udanawu, Sanankulon, Wonodadi, hingga Ponggok. Sementara dapur di Wonotirto akan menjangkau kawasan Blitar selatan seperti Wates, Bakung, Kademangan, dan Panggungrejo.
Menurut Wiji, lokasi yang dipilih telah mempertimbangkan efektivitas jangkauan layanan, serta kesiapan fasilitas pendukung. Jika lokasi utama tidak disetujui oleh pemerintah pusat, pihaknya telah menyiapkan alternatif.
Selain berperan sebagai pusat distribusi makanan gizi, dapur umum ini juga dirancang untuk mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. “Sayur-mayur dan bahan makanan lainnya akan dibeli dari pedagang sekitar. Bahkan tenaga kerja dapur juga akan melibatkan masyarakat setempat,” imbuhnya.
Baca juga : Polisi Amankan Jalannya Wisuda STIKES dan AKZI Karya Husada Kediri
Pembangunan dan operasional dapur umum akan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat (APBN), sementara pemerintah daerah bertugas memastikan kesiapan lokasi dan koordinasi teknis di lapangan.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung suksesnya program makan bergizi gratis bagi siswa sebagai bentuk nyata pemenuhan gizi generasi penerus di daerah.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





