Selama Libur Sekolah, Siswa di Kabupaten Kediri Sementara Tidak Menerima MBG

Selama Libur Sekolah, Siswa di Kabupaten Kediri Sementara Tidak Menerima MBG
Kepala Disdik Kabupaten Kediri Dr. Muhamad Muhsin (bakti)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Kediri dihentikan sementara selama masa libur sekolah. Kebijakan tersebut berlaku bagi peserta didik jenjang TK, SD, hingga SMP yang menjalani libur akhir tahun ajaran mulai 21 Juni hingga 13 Juli 2026.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri, Dr. Muhamad Muhsin, menjelaskan penghentian sementara penyaluran MBG selama masa liburan merupakan hasil kesepakatan antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta Badan Gizi Nasional (BGN).

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Seperti tahun sebelumnya, ketika siswa menjalani libur panjang, program MBG juga tidak disalurkan karena kegiatan belajar mengajar sedang tidak berlangsung. Program akan kembali berjalan saat siswa masuk sekolah pada awal tahun ajaran baru,” ujarnya.

Baca juga : Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum

Menurut Muhsin, penyaluran MBG akan kembali dilakukan setelah para siswa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar pada pertengahan Juli mendatang.

Ia menilai program MBG telah memberikan manfaat yang cukup dirasakan oleh para pelajar maupun orang tua. Salah satu dampaknya, sejumlah siswa tidak lagi menghabiskan seluruh uang saku yang diberikan orang tua karena kebutuhan makan di sekolah telah terbantu melalui program tersebut.

“Banyak siswa yang akhirnya bisa menyisihkan atau menabung uang sakunya. Tabungan itu dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan lainnya, seperti membeli perlengkapan sekolah,” jelasnya.

Baca juga : PDI Perjuangan Kabupaten Kediri Gelar Bakti Sosial Bulan Bung Karno, Sediakan Layanan Kesehatan dan Pasar Murah

Pihaknya berharap program MBG dapat terus berjalan secara berkelanjutan karena dinilai tidak hanya mendukung pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga membantu meringankan beban pengeluaran keluarga.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *