KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswa SMKN 1 Kota Kediri berseteru dengan oknum wartawan sedang menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.
Video tersebut menimbulkan keprihatinan masyarakat karena dianggap tidak mencerminkan etika di lingkungan pendidikan, terlebih menyangkut profesi wartawan yang idealnya menjaga sikap profesional serta martabat jurnalisme.
Menanggapi hal ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Adi Prayitno, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa insiden tersebut hanyalah sebuah kesalahpahaman. Ia menyampaikan hal tersebut kepada awak media saat ditemui di SMKN 1 Kota Kediri, Kamis (5/6/2025).
Baca juga : SMAN 1 Ngadiluwih Raih Juara I Kreasi Gamelan FLSN Tingkat Kabupaten Kediri
“Perlu kami luruskan, bahwa kejadian tersebut murni kesalahpahaman antara pihak sekolah dan rekan-rekan media. Tidak ada unsur yang perlu dibesar-besarkan. Kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan kondusif. Tindakan itu terjadi secara spontan,” ujar Adi.
Ia berharap semua pihak dapat menyikapi situasi ini dengan kepala dingin dan menyelesaikannya secara musyawarah untuk mufakat.
Lebih lanjut, Adi menekankan pentingnya menjunjung nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya sila ketiga, Persatuan Indonesia, dalam menyikapi perbedaan pendapat.
Baca juga : Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Kota Kediri Justru Turun, Untuk Pasokan Dijamin Aman
“Kami mengimbau semua pihak agar tetap mengedepankan etika, saling menghormati, dan tidak memperkeruh keadaan. Apalagi ini terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi teladan dalam membangun harmoni,” tandasnya.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin





