LINGKARWILIS.COM – Sejumlah jamaah haji asal Tulungagung dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setibanya di Tanah Air pada Kamis (12/6/2025).
Sebanyak enam jamaah bahkan harus dijemput menggunakan ambulans untuk segera mendapatkan penanganan medis, sementara dua lainnya masih tertahan di Arab Saudi karena belum diizinkan terbang pulang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tulungagung, Desi Lusiana Wardani mengungkapkan bahwa delapan jamaah asal daerahnya mengalami kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan saat hendak kembali ke Indonesia.
Enam mobil ambulans dikerahkan untuk menjemput para jamaah tersebut dari Surabaya menuju Tulungagung. “Dua orang yang sakit di Arab Saudi ini masih dirawat pada salah satu rumah sakit di Arab Saudi. Saat ini kami masih belum menerima informasi secara jelas terkait kondisi kesehatan atau penyakit yang dideritanya,” terang Desi.
Terekam CCTV, Pelaku Begal Ojol di Malang Ditangkap Setelah 3 Bulan
Menurut Desi, dari enam jamaah yang sudah tiba di Indonesia, dua di antaranya telah dilaporkan membutuhkan ambulans sejak di Arab Saudi.
Sementara itu, empat jamaah lainnya mengalami gangguan kesehatan seperti kelelahan dan muntah-muntah selama penerbangan ke Tanah Air, sehingga turut dijemput dengan ambulans.
“Jadi dua orang yang dilaporkan memerlukan ambulan sejak dari Arab Saudi itu karena kondisinya sedang sakit dan pasca sakit,” tambahnya.
Dari enam jamaah tersebut, satu orang dirujuk ke RSUD dr. Iskak dan satu lainnya ke RSUD dr. Karneni. Keduanya diduga menderita pneumonia, meski kepastian kondisi mereka masih menunggu observasi lebih lanjut.
Mutasi Pejabat Polres Batu, Iptu Joko Suprianto Gantikan Kasat Reskrim
Sementara tiga jamaah lainnya diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing dengan pengawasan kesehatan secara mandiri, dan satu jamaah masih dalam pemantauan medis di Klinik Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).
“Untuk secara teknis seberapa parah penyakit yang diderita enam jamaah haji ini, itu ranah pihak kedokteran yang harus melakukan observasi terlebih dulu. Kemungkinan karena faktor kelelahan,” pungkas Desi.





