KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Dalam acara pengesahan calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang akan digelar hari ini, Sabtu (28/6/2025), Polres Kediri Kota meningkatkan kewaspadaan dengan mengerahkan 496 personel gabungan dan mengatur strategi pengamanan ketat di sejumlah titik vital.
Kepala Bagian Operasi Polres Kediri Kota, AKP Iwan Setyo Budhi, menjelaskan bahwa ratusan personel tersebut terdiri dari 346 anggota kepolisian, termasuk jajaran polsek, 30 personel TNI dari Kodim 0809 Kediri, serta gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Pamter.
“Personel akan disebar di beberapa titik strategis, mulai dari lokasi pengesahan hingga jalur-jalur masuk ke wilayah kota. Ada yang bertugas secara mobile, ada pula yang siaga di pos pengamanan,” jelasnya, Jumat (27/6/2025).
Baca juga : Wisatawan Asal Perancis Kagumi Kirab Budaya Spiritual Suro di Kediri
Sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kerumunan dan gangguan ketertiban, sejumlah penyekatan diberlakukan di titik perbatasan, antara lain di Kelurahan Manisrenggo dan Blabak Kecamatan Pesantren, Desa Jabon Kecamatan Banyakan, Tarokan, hingga wilayah Ngadi Kecamatan Mojo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tulungagung.
“Penyekatan ini bertujuan mencegah masuknya massa dari luar yang tidak berkepentingan langsung terhadap prosesi pengesahan,” tegas Iwan.
Dalam rapat koordinasi sebelumnya, telah disepakati bahwa pendamping calon warga baru dari tiap ranting akan mematuhi aturan, termasuk penggunaan kendaraan roda empat sebagai moda transportasi utama untuk menghindari konvoi kendaraan roda dua yang rawan gangguan.
Baca juga : Cabor Akuatik Kabupaten Kediri Raih Dua Emas di Porprov Jatim IX 2025
Iwan juga mengimbau agar masyarakat, khususnya para simpatisan dari luar Kediri, tidak memaksakan diri datang ke lokasi acara demi menjaga ketertiban dan situasi yang kondusif.
“Kami harap pengesahan warga baru PSHT berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan yang merugikan banyak pihak,” tandas mantan Kapolsek Gampengrejo tersebut.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Hadiyin





