LINGKARWILIS.COMβ Warga Kelurahan Tertek, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang pria tunawisma di trotoar Jalan Kapten Pattimura pada Rabu pagi (2/7/2025).
Sosok pria yang selama ini diketahui sering tidur di kawasan tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa, dan hingga kini identitasnya belum diketahui.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, kejadian bermula sekitar pukul 06.15 WIB.
Saat itu, seorang warga bernama Sudjarwo yang hendak membuka usaha tambal ban, melihat korban tertidur di tempat biasanya.
Permata CAI ke-46, Ribuan Santri Gadingmangu Jombang Isi Liburan dengan Perkemahan Karakter
Karena sudah terbiasa dengan keberadaan pria tersebut yang telah dua tahun terakhir tidur di lokasi itu, Sudjarwo awalnya tidak merasa curiga.
Namun setelah diamati lebih lama, saksi mulai merasakan kejanggalan karena korban sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda bergerak atau terbangun dari tidurnya.
“Korban memang sudah tinggal di trotoar itu selama dua tahun terakhir, jadi warga sudah terbiasa melihat korban tiduran di sana. Tetapi saat itu, korban tidak bergerak ataupun bangun dari tidurnya,” kata Ipda Nanang Murdiyanto, Rabu (2/7/2025).
Melihat kondisi yang tidak biasa, saksi kemudian mendekat dan mencoba membangunkan korban. Upaya itu tak membuahkan hasil, bahkan ketika tubuh korban digoyangkan pun tidak ada respon. Saksi akhirnya mencoba memeriksa pernapasan dan mendapati korban sudah tidak bernapas.
Tiga Insiden Warnai Konvoi PSHT Tulungagung, Satu Korban Tewas di Tempat
“Melihat korban tidak kunjung bergerak, saksi berusaha membangunkan korban, tetapi tidak berhasil. Namun saat dicek pernafasannya, ternyata korban tidak bernafas,” ungkapnya.
Setelah melapor ke Ketua RW setempat, informasi tersebut langsung diteruskan ke Polsek Tulungagung Kota. Petugas bersama Unit Inafis Polres Tulungagung segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, sehingga dugaan sementara korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya.
Petugas juga tidak menemukan dokumen identitas di lokasi kejadian, dan warga mengaku tidak mengetahui latar belakang pria tersebut.
“Warga setempat hanya tahu jika korban selama ini tinggal di jalan atau tunawisma, tetapi tidak ada satupun warga yang mengetahui identitasnya dan korban juga bukan warga setempat. Saat ini korban dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.





