KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Kabupaten Kediri kembali menorehkan prestasi di sektor pertanian, khususnya komoditas tebu. Varietas baru benih tebu bernama Panjalu 01 kini tengah diproses sebagai produk unggulan nasional, setelah melalui tahapan riset dan uji kelayakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri bersama tim ahli.
Plt Kepala Dispertabun, Sukadi, menjelaskan bahwa benih tebu Panjalu 01 telah mendapat pengakuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, bahkan telah dinyatakan lolos dalam sidang sertifikasi benih sebagai varietas unggulan.
“Kita tinggal menunggu SK resmi dari Menteri Pertanian. Saat ini, lahan percontohan seluas tiga hektare telah disiapkan di wilayah Plosoklaten. Rencananya, benih ini akan diluncurkan resmi pada Agustus dan Menteri Pertanian dijadwalkan hadir dalam agenda tersebut,” ujar Sukadi, Rabu (2/7/2025).
Baca juga : Paguyuban Pedagang Sembako Madura Kediri Komitmen Jaga Jarak Toko untuk Keadilan dan Persaudaraan
Varietas Panjalu 01 diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya untuk mendorong peningkatan produksi gula. Saat ini, kebutuhan gula nasional mencapai 5 juta ton, sementara produksi dalam negeri masih berkisar 3,5 juta ton.
“Benih Panjalu 01 ini kita harapkan bisa menjadi pionir peningkatan produksi gula nasional sehingga target swasembada gula dapat tercapai dalam waktu dekat,” tambah Sukadi.
Dengan keunggulan adaptasi terhadap lahan lokal dan potensi hasil yang tinggi, benih Panjalu 01 disebut-sebut sebagai varietas yang menjanjikan bagi petani dan industri gula nasional.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin





