LINGKARWILIS.COM – Peluncuran resmi aplikasi Point Tulungagung yang digagas oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung hingga kini belum terlaksana. Penyebabnya adalah adanya refocusing anggaran sehingga agenda launching yang direncanakan sejak tahun lalu terpaksa ditunda.
Kepala DPMPTSP Tulungagung, Fajar Widariyanto menjelaskan bahwa aplikasi Point Tulungagung dirancang untuk menyajikan informasi digital mengenai potensi di 19 kecamatan se-Kabupaten Tulungagung.
Dalam aplikasi tersebut terdapat peta digital interaktif yang menampilkan komoditas unggulan dan peluang investasi tiap wilayah.
“Aplikasi ini ditujukan kepada para investor agar mereka bisa mengetahui potensi masing-masing daerah di Tulungagung secara digital,” terang Fajar saat dikonfirmasi, Senin (7/7/2025).
Jejak Kecil Soekarno Sang Proklamator dari Jombang ke Kediri
Fajar menambahkan, konsep aplikasi ini mirip dengan Point Jatim milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan ke depannya dirancang untuk **terintegrasi** dengan sistem serupa milik Pemprov.
Pengembangan aplikasi dimulai pada tahun 2024 melalui anggaran dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Data-data yang ditampilkan dalam aplikasi tersebut dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Kominfo, dan Bappeda Tulungagung.
“Dengan adanya aplikasi ini, calon investor tak perlu lagi mencari data secara manual. Semua informasi yang mereka perlukan sudah tersedia dalam satu platform,” tambahnya.
Aplikasi Point Tulungagung juga dirancang untuk terhubung langsung dengan **BPS Tulungagung**, guna memastikan pembaruan data dilakukan secara otomatis. Pengguna cukup memilih wilayah dan jenis potensi yang diinginkan, maka data akan langsung muncul.
Saat ini, setidaknya terdapat 75 jenis potensi dan peluang investasi yang bisa diakses di aplikasi, mulai dari tingkat dusun hingga kecamatan. Potensi yang tersedia mencakup sektor perikanan, pertanian, pariwisata, hingga komoditas lokal lainnya.
“Contohnya di wilayah selatan, potensi utamanya adalah perikanan tangkap dan pariwisata. Jenis ikan hingga destinasi wisata di sana sudah tercantum lengkap,” ujarnya.
Meski belum diluncurkan secara resmi, aplikasi Point Tulungagung sudah bisa diunduh melalui Play Store dan App Store.