KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Ketahanan pangan di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, menunjukkan tren positif. Sekitar 120 petani dari Kelompok Tani Taman Sari 1 dan 2 bersiap menghadapi panen raya pada akhir Juli 2025, berkat pasokan pupuk bersubsidi yang lancar dan sistem irigasi mandiri yang semakin mapan.
Penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan rutin melalui Kios Langgeng Mulyo di RT 06 RW 02 Kelurahan Tamanan. Dengan ketersediaan pupuk yang terjamin, para petani dapat mengoptimalkan pengolahan lahan yang sebagian besar ditanami padi dan jagung.
“Alhamdulillah, pupuk bersubsidi sejauh ini aman. Tanaman tumbuh baik dan kami optimis panen raya bisa dilakukan di akhir bulan ini,” ungkap Wiji, Ketua Kelompok Tani Taman Sari 1, Rabu (9/7/2025).
Baca juga : Perkuat Sektor Tengah, Persik Kediri Resmi Gaet Syahrian Abimanyu
Selain pupuk, persoalan pengairan yang selama ini bergantung pada pasokan air dari Dam Dusun Kembangan, Desa Gobang, Kecamatan Semen kini telah diatasi. Para petani berinisiatif membangun sumur bor sebagai sumber irigasi utama yang mampu menopang kebutuhan air sepanjang musim, termasuk saat kemarau.
“Kami sudah tidak lagi sepenuhnya mengandalkan dam. Sekarang ada sumur bor untuk memastikan lahan tetap terairi meski musim kemarau,” tambah Wiji.
Sinergi antara kecukupan sarana produksi dan inovasi dalam sistem pengairan menjadi kunci keberhasilan pertanian di Kelurahan Tamanan. Keberhasilan ini dinilai layak dijadikan model penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.***
Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin





