Polisi Hadir Lewat “Kopi Keliling”, Polsek Kras Bangun Kedekatan dengan Warga Sambil Jaga Kamtibmas

Polisi Hadir Lewat "Kopi Keliling", Polsek Kras Bangun Kedekatan dengan Warga Sambil Jaga Kamtibmas
Aiptu Hermawan Kanit Binmas Polsek Kras saat dialog cangkrukan dengan warga sambil ngopi bersama di program kopi keliling (Kopling) (bakti)

KEDIRI – Polsek Kras, Kabupaten Kediri, menghadirkan inovasi unik dalam membangun komunikasi dengan masyarakat melalui program Kopi Keliling (Kopling). Dengan memanfaatkan sepeda motor patroli yang dimodifikasi, petugas mengajak warga menikmati secangkir kopi sambil berdialog mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Motor patroli tersebut dilengkapi kotak khusus di bagian belakang yang berisi perlengkapan membuat minuman, seperti kopi, teh, gula, termos berisi air panas, hingga gelas. Fasilitas sederhana itu memungkinkan petugas menyeduh kopi di mana saja saat melakukan patroli atau sambang ke lingkungan warga.

Kanit Binmas Polsek Kras, Aiptu Hermawan, mengatakan konsep ngopi bersama dipilih agar suasana komunikasi menjadi lebih santai dan akrab. Melalui obrolan ringan, petugas dapat menyampaikan berbagai pesan kamtibmas tanpa kesan menggurui.

“Melalui ngobrol santai sambil ngopi, pesan-pesan tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan lebih mudah diterima masyarakat. Di mana pun kami bertemu warga saat patroli, di situlah Kopling hadir untuk mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Baca juga :Β Pemkab Kediri Siapkan Beasiswa S1 bagi 100 Guru PAUD/TK Berprestasi

Dalam setiap pertemuan, petugas mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, serta toleransi antarwarga. Selain itu, warga juga diimbau mengaktifkan kembali pos kamling dan kegiatan siskamling sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Menurut Aiptu Hermawan, pendekatan humanis seperti ini dinilai lebih efektif dalam membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. Dialog dilakukan secara fleksibel menyesuaikan aktivitas warga, baik di gardu ronda, area persawahan, maupun lokasi lain yang menjadi tempat berkumpul masyarakat.

Program Kopling juga dijalankan secara rutin pada berbagai waktu, mulai pagi, siang, sore hingga malam hari. Dengan demikian, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebatas patroli, tetapi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi, menyerap aspirasi warga, serta meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *