Kediri, LINGKARWILIS.COM β Polsek Kras meningkatkan intensitas patroli malam selama masa libur panjang sekolah sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mengantisipasi aksi balap liar maupun konvoi yang berpotensi dilakukan kalangan pelajar.
Langkah preventif tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan pada malam hari sekaligus mencegah munculnya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kras.
Meski hingga kini belum ditemukan aktivitas balap liar yang melibatkan pelajar, pihak kepolisian tetap melakukan langkah antisipasi. Pasalnya, Kecamatan Kras berbatasan langsung dengan wilayah Tulungagung dan sejumlah daerah lain yang kerap menjadi lokasi balap liar maupun konvoi kendaraan.
Kapolsek Kras AKP Agus Salim melalui Kepala SPK Polsek Kras, Aiptu Miko, mengatakan patroli malam digelar sebagai respons atas harapan masyarakat agar pengawasan keamanan selama libur sekolah semakin ditingkatkan.
Baca juga :Β Pemkab Kediri Perkuat Pengelolaan Aduan SP4N-LAPOR, Puskesmas Diminta Lebih Responsif Layani Masyarakat
“Patroli kami intensifkan untuk mencegah balap liar selama libur panjang. Kami juga memberikan edukasi kepada para remaja yang berkumpul di angkringan maupun komunitas agar tidak melakukan balap liar karena sangat merugikan. Akan lebih baik jika menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga,” ujarnya.
Menurut Miko, aksi balap liar tidak hanya membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminal lain, seperti perjudian hingga munculnya kelompok geng motor.
Selain patroli, petugas turut memberikan imbauan kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya selama masa libur sekolah. Orang tua diminta memastikan anak tidak berada di luar rumah hingga larut malam, terutama untuk berkumpul dengan komunitas yang berpotensi melakukan aktivitas negatif.
Baca juga :Β Bank Jombang Jelaskan Kredit Rp70 Juta Ngatini, Dana Diklaim untuk Melunasi Pinjaman Sebelumnya
“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak selama libur panjang. Dengan lebih banyak beraktivitas di rumah bersama keluarga, risiko menjadi korban maupun pelaku kejahatan jalanan dapat diminimalkan,” pungkasnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor: Hadiyin





