TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Volume sampah di Kabupaten Tulungagung terus mengalami peningkatan. Sepanjang enam bulan pertama tahun 2025, produksi sampah tercatat mencapai 20 ribu ton, mayoritas berasal dari limbah rumah tangga jenis organik seperti sisa makanan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Yudha Yanuar Hadi, Minggu (13/7/2025). Menurutnya, rata-rata sampah yang diangkut setiap hari mencapai 115 ton, yang tersebar di 185 titik Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
“Total selama enam bulan, sampah yang dikumpulkan dari seluruh TPS di Tulungagung mencapai 20 ribu ton. Jumlah ini meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu,” jelas Yudha.
Sebagai perbandingan, pada semester pertama tahun 2024, volume harian hanya berkisar 110 ton, sehingga total akumulasi selama enam bulan mencapai 19 ribu ton. Kenaikan ini dipicu oleh bertambahnya jumlah TPS serta tingginya penggunaan kemasan plastik sekali pakai.
Baca juga : Sebanyak 210 Pelanggar Ditindak, Polisi Kediri Kota Tegaskan Pentingnya Tertib Lalu Lintas
“Tahun ini ada penambahan delapan TPS baru yang kami tempatkan di beberapa desa, instansi, hingga puskesmas,” imbuhnya.
DLH Tulungagung mencatat bahwa sekitar 65 persen sampah yang dihasilkan merupakan jenis organik, sisanya merupakan limbah anorganik seperti plastik dan bahan tidak terurai lainnya. Mengingat beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Segawe semakin berat, pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih aktif memilah sampah dari rumah.
“Kami terus mengedukasi masyarakat agar memilah sampah. Idealnya, hanya sampah residu yang dibuang ke TPS, sementara sampah plastik atau organik yang masih bisa dimanfaatkan agar diproses lebih lanjut oleh warga,” tegas Yudha.
Baca juga : Target Belum Tercapai di Porprov Jatim IX 2025, KONI Kabupaten Kediri Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Upaya ini dinilai penting dalam rangka mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, sekaligus mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat rumah tangga.***
Reporter : Mochamad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





