Anggota DPRD Nganjuk Unggah Video Karyawan Koperasi yang Terkurung di Ruang Sempit, Bongkar Pratik Penyekapan

Anggota DPRD Nganjuk Unggah Video Karyawan Koperasi yang Terkurung di Ruang Sempit, Bongkar Pratik Penyekapan
Angga saat berbincang menanyakan kondisi Kevin Natanail (Bidu)

Nganjuk, LINGKARWILIS.COM — Sebuah video mengejutkan viral di media sosial memperlihatkan seorang pemuda berada dalam ruang sempit berukuran 2×2 meter. Video tersebut diunggah oleh Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, Raditya Haria Yuangga  yang akab disapa Angga dan langsung memicu respons publik luas.

Dalam video itu, tampak pemuda dengan wajah tertekan dikurung di ruangan minim cahaya. Dugaan mengarah pada praktik penyekapan yang terjadi di kantor Koperasi Alplindo Joyo Makmur, sebuah koperasi yang belakangan diketahui tak memiliki izin resmi alias ilegal.

Kasus ini mencuat setelah seorang warga melapor langsung kepada Angga dengan membawa bukti video. Menindaklanjuti aduan tersebut, pada Selasa (22/7/2025), Angga bersama pihak Polsek Nganjuk Kota dan Disnaker setempat melakukan inspeksi mendadak ke lokasi di Kelurahan Cangkringan. Hasilnya, ditemukan ruangan sempit yang diduga digunakan untuk mengurung korban.

Korban diidentifikasi sebagai Kevin Natanail Tambunan (18), warga Pematang Siantar, Sumatra Utara, yang diduga dikurung selama lima hari.

Baca juga : Jangan Mau Dipalak! Ini 12 Lokasi Parkir Resmi Dishub Nganjuk, Warga Berpelat AG Gratis Parkir

Angga menyebut, meski unsur kekerasan fisik masih dalam pendalaman aparat, indikasi penyekapan sudah jelas terlihat. Terlebih, berdasarkan pengecekan Dinas Koperasi Kabupaten Nganjuk, koperasi tersebut beroperasi tanpa izin resmi.

“Kami pastikan ada unsur penyekapan. Koperasi ini juga ilegal dan akan direkomendasikan untuk ditutup,” tegas Angga.

Pihak DPRD berkomitmen membantu proses pemulangan Kevin ke kampung halamannya. Sementara itu, masyarakat terus memantau perkembangan kasus ini, yang menjadi sorotan publik mengenai lemahnya pengawasan tenaga kerja dan maraknya praktik eksploitasi oleh lembaga tak resmi.

Kasus ini juga menambah daftar panjang peringatan terhadap praktik koperasi bodong yang merugikan anak-anak muda pencari kerja dari luar daerah.

Sementara itu, pemilik koperasi, Ayub Palindo Hutasoit alias Tigor, mengklaim bahwa Kevin disekap karena tidak menyetorkan uang nasabah senilai Rp20 juta. Ia menyebut ruangan itu bukan sebagai tempat penyiksaan, melainkan ruang untuk “menyadarkan diri”.

“Bukan penjara. Dia keponakan saya. Hanya saya tempatkan di situ agar sadar. Tidak saya perlakukan seperti binatang,” ujar Tigor membela diri.

Baca juga : Sebelas ODGJ Nganjuk Dipulangkan ke Keluarga Usai Jalani Perawatan di RSJ Menur

Namun alasan itu tidak meredam kecaman. Dugaan penyekapan tetap menguat karena kondisi ruangan yang tak layak dan durasi pengurungan yang cukup lama.

Versi berbeda datang dari Kevin. Ia mengaku selama tujuh bulan bekerja di koperasi tersebut, ia harus mengejar target penagihan tidak rasional, dan bila gagal, kekurangannya dibebankan kepada dirinya. Akibatnya, gajinya dipotong hingga Rp300 ribu per bulan.

“Total potongan selama kerja mencapai Rp19 juta. Kadang dipotong untuk menutup bunga. Saya sempat kabur ke Lampung karena tak tahan tekanan mental,” ungkapnya.***

Reporter: Agus Sulistyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D