Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Sebuah konter ponsel di Desa Bulu Kidul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, mendapat kunjungan dari aparat kepolisian Polsek Balong setelah ketahuan mengibarkan bendera bergambar bajak laut—karakter dari anime One Piece—tepat di bawah bendera Merah Putih, menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Bendera non-resmi berukuran 70 x 90 sentimeter tersebut dipasang di tiang kecil di depan toko. Menindaklanjuti laporan masyarakat, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi dan meminta pemilik toko untuk menurunkan bendera tersebut guna menjaga ketertiban umum dan semangat nasionalisme menjelang hari kemerdekaan.
“Kami datang untuk memberikan imbauan dan edukasi. Dalam rangka menyambut HUT ke-80 RI, hanya Bendera Merah Putih yang pantas dikibarkan secara resmi,” ujar Wakapolsek Balong, Ipda Irwan Prasetiyanto, Rabu (6/8/2025).
Baca juga : Sebanyak 95 Regu Pelajar SMA se-Kabupaten Kediri Antusias Ikuti Lomba Baris-Berbaris Sambut HUT RI ke-80
Ipda Irwan menegaskan, jika imbauan tidak diindahkan, tindakan tegas sesuai aturan bisa diberlakukan. Beruntung, pemilik toko bersedia menurunkan bendera setelah diberikan pemahaman oleh aparat.
“Kami juga akan terus memantau agar hal serupa tidak terulang, apalagi dalam momen menjelang Hari Kemerdekaan. Kami minta warga agar hanya mengibarkan bendera negara sebagai bentuk penghormatan,” tambahnya.
Sementara itu, Alia Alma, penjaga toko, mengaku bahwa bendera tersebut sudah terpasang selama tiga hari, dan itu dilakukan oleh pemilik toko. Ia mengaku tidak mengetahui alasan pemasangan bendera bergambar bajak laut tersebut.
“Setelah diberi penjelasan, benderanya langsung kami turunkan. Saya hanya menjaga toko, dan yang memasang itu majikan saya,” ungkap Alia.
Baca juga : Jelang Hadapi Bali United, Novri Setiawan Siap Tampil All Out untuk Persik Kediri
Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Desa Bulu Kidul, Sayuk Prawirohusodo, menyatakan akan segera menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh RT dan warga desa agar tidak sembarangan memasang bendera, terutama menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan.
“Kami akan keluarkan imbauan agar masyarakat lebih bijak. Jangan sampai makna kemerdekaan tercoreng hanya karena ketidaktahuan,” ucapnya.
Sebagai catatan, belakangan simbol bajak laut dari serial One Piece kerap digunakan dalam berbagai bentuk ekspresi sosial. Beberapa pihak menilai pengibaran bendera tersebut bisa menjadi bentuk sindiran terhadap situasi sosial yang dirasakan oleh sebagian masyarakat.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





