Petasan Balon Udara Meledak di SMAN 1 Badegan Ponorogo, Kaca Kelas Pecah

Petasan Balon Udara Meledak di SMAN 1 Badegan Ponorogo, Kaca Kelas Pecah
Bekas petasan yang meledak di kawasan SMAN 1 Ponorogo (Sony)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Sebuah petasan berukuran besar yang diduga dibawa balon udara jatuh dan meledak di lingkungan SMAN 1 Badegan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (7/6/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Wakil Kepala Humas SMAN 1 Badegan, Priandana Widatmo Putro, mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bekas ledakan petasan yang menyebabkan kerusakan pada beberapa ruang kelas.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Ada beberapa ruang kelas yang mengalami kerusakan akibat ledakan petasan,” ujarnya.

Dua ruang kelas yang terdampak adalah kelas XI-5 dan XII-10. Ledakan menyebabkan kaca jendela pecah, sementara bagian atap dan sejumlah genteng di ruang kelas XII-10 mengalami kerusakan.

Baca juga :Β Dua Jamaah Haji Asal Kabupaten Kediri Wafat di Tanah Suci

“Diduga dampak ledakan menyebabkan kaca pecah dan sebagian atap kelas rusak,” tambah Priandana.

Pihak sekolah saat ini masih melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi. Meski demikian, aktivitas belajar mengajar dipastikan tetap berjalan normal.

“Lokasi yang terdampak memang sering dilalui siswa, tetapi kegiatan belajar mengajar besok tetap berlangsung seperti biasa,” katanya.

Sementara itu, petugas Unit Reserse Kriminal Polsek Jambon bersama aparat terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga ledakan berasal dari petasan yang digantungkan pada balon udara.

Kanit Reskrim Polsek Jambon, Aiptu Marsidi Condro Yuwono, mengatakan pihaknya masih menyelidiki asal balon udara tersebut.

“Belum diketahui dari mana balon udara itu berasal. Berdasarkan informasi warga, ledakan terjadi satu kali sekitar pukul 06.30 WIB mendekati pukul tujuh pagi,” jelasnya.

Baca juga :Β RTH SLG Jadi Favorit Warga Kediri untuk Olahraga Pagi

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan serpihan kertas yang diduga berasal dari petasan. Barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk sementara, dugaan kami petasan tersebut berasal dari balon udara karena tidak ditemukan serpihan benda lain di lokasi,” pungkas Marsidi.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait tradisi menerbangkan balon udara yang disertai petasan, karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan merusak fasilitas umum.***

Reporter : Sony Prasetyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *