Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β Pemerintah Kabupaten Ponorogo kembali menyiapkan berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Jadi ke-530 Ponorogo. Tahun ini, rangkaian perayaan dikemas secara sederhana dengan mengutamakan semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta doa untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita menyampaikan, agenda peringatan akan diawali dengan Ponorogo Creative Festival (PCF). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Paseban Alun-Alun Ponorogo mulai 4 hingga 7 Agustus 2026.
Sejumlah kegiatan telah dipersiapkan untuk memeriahkan festival tersebut. Di antaranya pertunjukan musik, peragaan busana yang melibatkan para pelajar, hingga agenda makan tumpeng bersama masyarakat di kawasan alun-alun.
“Nanti ada tumpeng di tengah alun-alun, kemudian kita makan bersama-sama dengan masyarakat. Ada juga musik dan fashion show dari anak-anak sekolah,” ujar Lisdyarita.
Baca juga :Β Diduga Kurang Konsentrasi, Pikap KDKMP Tabrak Bus Pariwisata di Ponorogo hingga Picu Kecelakaan Beruntun
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi Ponorogo tahun ini dapat berlangsung aman dan lancar. Harapan tersebut disampaikan setelah pada perayaan tahun sebelumnya sejumlah agenda sempat terkendala cuaca buruk.
Menurut Lisdyarita, hujan ketika itu membuat penampilan sejumlah peserta tidak dapat berlangsung secara maksimal. Karena itu, ia berharap kondisi cuaca tahun ini lebih bersahabat sehingga seluruh agenda dapat terlaksana sesuai rencana.
“Tahun lalu anak-anak sudah semangat, tetapi hujan. Semoga tahun ini cuacanya cerah sehingga semua acara bisa berjalan dengan baik dan anak-anak yang ingin tampil bisa tampil dengan lancar,” katanya.
Lisdyarita menyebut konsep perayaan tahun ini pada dasarnya tidak banyak berubah dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Meski demikian, Pemkab Ponorogo tetap menjadikan kebersamaan dan gotong royong sebagai nilai utama dalam peringatan hari jadi tersebut.
Selain menjadi ajang perayaan, Hari Jadi ke-530 Ponorogo juga diharapkan menjadi momentum untuk bersama-sama memanjatkan doa demi kemajuan daerah. Doa tersebut mencakup harapan agar masyarakat semakin sejahtera dan Ponorogo dijauhkan dari berbagai bencana maupun marabahaya.
Baca juga :Β Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Sidak SMPN 1 Kras, Minta Operasional SPPG Dihentikan Sementara
“Kita berdoa untuk masyarakat Ponorogo agar semakin sejahtera dan dijauhkan dari segala mara bahaya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Lisdyarita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan sekaligus mengambil peran dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Ponorogo membutuhkan keterlibatan dan kerja bersama seluruh masyarakat.
“Mari bersama-sama membangun Ponorogo supaya ke depan menjadi lebih baik. Kita bekerja untuk masyarakat,” pungkasnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





