Blitar, LINGKARWILIS.COM – Proses seleksi pendamping program RT Keren di lingkup Pemkot Blitar tuntas digelar. Dari sekitar 125 pendaftar, hanya 37 orang yang dinyatakan lolos untuk mendampingi pengelolaan bantuan Rp 50 juta per RT.
Seleksi berlangsung ketat sejak awal Juli 2025, meliputi tes administrasi, ujian tulis berbasis komputer, dan wawancara yang melibatkan salah satu universitas ternama di Kota Blitar. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pendaftar yang membludak saat pendaftaran dibuka.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menegaskan bahwa seluruh tahapan dilaksanakan secara transparan, mulai dari pengumuman hingga tes. Ia berharap tenaga pendamping yang lolos bisa segera bekerja membantu kelompok di masing-masing RT mengelola dana bantuan dari Pemkot Blitar.
Baca juga : Sebanyak 3.000 Pelajar SMP di Kabupaten Kediri Terbantu Melalui Festival Pelajar Kediri Berbudaya
“Pendamping harus menjalankan tugasnya dengan baik, karena program ini menyangkut kepentingan masyarakat,” ujar Syauqul, Sabtu (9/8/2025).
Pendanaan program RT Keren bersumber dari APBD 2025 dengan total anggaran sekitar Rp 30 miliar. Dana itu dialokasikan untuk pembangunan fisik dan kegiatan pembinaan. Pemkot berharap manfaat program dapat dirasakan langsung warga di setiap RT.
RT Keren, yang pertama kali digagas mantan Wali Kota Santoso, memberikan bantuan Rp 50 juta kepada setiap RT di 21 kelurahan di Kota Blitar, yang totalnya mencapai sekitar 600 RT. Pada masa kepemimpinan Syauqul Muhibbin, program ini kembali dilanjutkan dengan pendampingan dan pengawasan ketat di lapangan.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






