BATU, LINGKARWILIS.COM— Dugaan kasus perundungan mengguncang salah satu SMP Negeri di Kecamatan Batu, Kota Batu. Seorang siswa yang diketahui anak Kepala Desa di Kecamatan Bumiaji dipermalukan dua kakak kelasnya hingga bajunya dilepaskan di area sekolah, disaksikan sejumlah orang.
Insiden yang terjadi sekitar dua pekan lalu itu hingga kini belum jelas motifnya. Pihak sekolah sebelumnya berjanji memediasi antara korban dan pelaku, namun lebih dari dua minggu berlalu, janji tersebut belum terealisasi.
“Anak saya dibully di depan umum, bajunya dilepas dua kakak kelasnya, dan itu disaksikan saksi. Kepala sekolah berjanji akan mediasi, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” kata ayah korban, Selasa (12/8/2025)
Baca juga : Jalan Santai Semarakkan HUT ke-54 GGBI dan HUT RI ke-80 di Kediri
Keluarga menilai lambannya respons sekolah memperburuk kekecewaan. Menurutnya, perundungan di lingkungan pendidikan harus ditangani cepat dan tegas untuk mencegah trauma berkepanjangan.
Sebagai perangkat desa, ia mendesak agar kasus tidak hanya diselesaikan secara internal, tetapi juga disertai sanksi tegas bagi pelaku serta penguatan pencegahan perundungan. Ia juga meminta Dinas Pendidikan Kota Batu turun tangan mengawal kasus ini.
“Kalau ada kejadian seperti ini harus ada ketegasan. Jangan sampai terkesan dibiarkan,” tegasnya.***
Reporter : Arief Prabowo
Editor: Hadiyin





