LINGKAWILIS.COM – Aksi massa yang berlangsung sejak Sabtu (30/8) malam hingga Minggu (31/8) dini hari benar-benar tak terkendali. Tidak hanya merusak dan membakar, massa juga menjarah sejumlah barang milik Pemerintah Kabupaten Kediri.
Ruangan Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana yang berada satu gedung dengan Inspektorat hangus terbakar tanpa sisa.
Hal serupa menimpa ruangan Wakil Bupati Dewi Maria Ulfa di gedung Bakesbangpol. Hingga Minggu pagi, sisa api masih terlihat mengepul di ruangan Inspektorat.
ASN Inspektorat terpaksa melakukan langkah darurat dengan mengamankan sejumlah dokumen yang masih bisa diselamatkan.
Kapolresta Malang Kota Berduka atas Meninggalnya Driver Ojol, Janji Proses Kasus Transparan
βSeluruh dokumen penting yang ada di ruangan mas Bup, mbak Dewi ataupun di kesbangpol terbakar tak tersisa, beberapa dokumen yang bisa diselamatkan diamankan dan sementara ASN kerja bhakti penyelamatan dokumen penting,β ungkap seorang ASN Pemkab Kediri.
ASN tersebut juga menuturkan aksi massa berlangsung dalam beberapa gelombang. βKami melihat ada tiga gelombang yang beraksi mulai sore, tengah malam dan dini hari. Mereka juga matikan CCTV di semua SKPD dan kemudian beraksi,β katanya.
Kerusakan parah di kompleks perkantoran Pemkab Kediri ini menambah daftar panjang dampak aksi massa yang sulit dikendalikan.
Reporter: Bakti Wijaya
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





