LINGKARWILIS.COM – Selain merusak fasilitas Pemkab Kediri dan DPRD, aksi massa juga menimbulkan kerusakan di Museum Bhagawanta Bhari.
Arca Kepala Ganesha yang berusia ratusan tahun serta wastra kain pakaian khas Kabupaten Kediri dilaporkan hilang dijarah, sementara satu lumbung yang semula utuh dipecah menjadi beberapa bagian.
Minggu (31/8) pagi hingga siang, petugas Damkar dan ASN Disparbud Kabupaten Kediri terlihat membersihkan kaca dan menata kembali koleksi museum yang berada di belakang Pemkab Kediri.
Eko Priyatno, Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, menyampaikan bahwa secara umum Museum Bhagawanta Bhari menyimpan 150 koleksi benda purbakala yang menjadi bagian sejarah peradaban Kabupaten Kediri.
Tak Terkendali! Ruangan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Juga Ikut Ludes Terbakar
“Kita tata kembali agar lebih baik bersama teman teman juru pelihara dan ASN Disparbud. Sejauh ini benda yang hilang adalah wastra kain kas Kabupaten Kediri dan archa Kepala Ganesha. Yang digempur adalah lumbung yang usianya ratusan tahun,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pukulan bagi upaya pelestarian budaya dan sejarah Kediri, sekaligus menyoroti pentingnya perlindungan warisan budaya dari aksi massa yang tak terkendali.
Reporte: Bakti Wijaya
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





