Diduga Lempar Bom Molotov, Dua Mahasiswa Resmi Jadi Tersangka Aksi Anarkis di Kediri

Diduga Lempar Bom Molotov, Dua Mahasiswa Resmi Jadi Tersangka Aksi Anarkis di Kediri
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana saat memberikan keterangan (rizky)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Polres Kediri Kota kembali menetapkan dua mahasiswa sebagai tersangka dalam kasus aksi anarkis yang sempat terjadi di sejumlah titik Kota Kediri. Kedua pelaku berinisial CK (27), warga Klaten, dan MSA (23), asal Jakarta, kini resmi ditahan setelah penyidik menemukan bukti kuat keterlibatan mereka.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Cipto Dwi Laksana, menjelaskan penangkapan dilakukan pada Rabu (3/9/2025) malam. Dari tangan keduanya, polisi menyita empat petasan berisi lima letusan serta pakaian yang digunakan saat aksi.

“Bukti rekaman video dan foto menunjukkan jelas keterlibatan mereka. Berdasarkan alat bukti tersebut, keduanya resmi kami tahan,” ujar Cipto, Kamis (4/9/2025).

Baca juga : Kapolsek Pesantren Ingatkan Siswa SMAN 3 Kota Kediri Bijak Gunakan Medsos

Dengan tambahan dua tersangka ini, total sudah 26 orang ditetapkan sebagai tersangka. Dari jumlah itu, 12 di antaranya masih berstatus anak (15–18 tahun), sementara 14 lainnya dewasa berusia 19–36 tahun.

Bagi pelaku di bawah umur, penyidikan dilakukan sesuai mekanisme Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) bekerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kediri.

Cipto menambahkan, kedua mahasiswa itu mengaku sudah menyiapkan bom molotov sejak sehari sebelum aksi. Mereka meracik botol berisi pertalite berdasarkan ajakan yang beredar melalui media sosial, baik dalam bentuk flyer maupun siaran langsung.

Baca juga : Barang Sisa Kebakaran Pemkab Kediri Dievakuasi Menggunakan Mobil Crane

“Keduanya masih tercatat sebagai mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi di Kota Kediri. Saat ini penyidikan terus kami dalami, termasuk kemungkinan adanya provokator atau jaringan yang menggerakkan aksi,” tegasnya.***

Reporter: Rizky Rusdiayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D