LINGKARWILIS.COM– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batu menegaskan komitmennya dalam memperkuat basis pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak.
Bertempat di Mahameru Hall Hotel Zam-Zam pada Rabu (10/09), forum penguatan stakeholder itu digelar dengan menggandeng perangkat daerah, pelaku usaha hingga tokoh masyarakat.
Momen tersebut juga ditandai dengan peluncuran aplikasi Sistem Informasi Publik (SIP) Mobile Sae sebagai inovasi digital yang memungkinkan pemantauan pajak dilakukan secara transparan dan bersama-sama.
Kepala Bappeda Kota Batu, M Nur Adhiem, menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak. “Optimalisasi pajak daerah tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada sinergi semua pihak. Karena itu, kolaborasi dengan stakeholder menjadi kunci agar target PAD tercapai,” ujarnya.
Tak hanya membicarakan regulasi, forum ini turut membedah strategi lain seperti penguatan digitalisasi perpajakan, peningkatan kesadaran wajib pajak, serta sosialisasi agar kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha semakin meningkat.
Gus Ipul Tinjau SRMP 14 Batu, Dorong Kurikulum Custom Berbasis Talent DNA
Wali Kota Batu, Nurochman menambahkan bahwa keberlanjutan pembangunan harus didukung oleh kemandirian fiskal.
“Kota Batu memiliki potensi besar dari sektor pariwisata, perdagangan, hingga properti. Jika pajak daerah dikelola dengan optimal, maka akan memberi manfaat langsung bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, yang terpenting sama-sama menguntungkan,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, yang menilai perlunya arah sejalan dalam mengembangkan potensi pajak daerah.
“Kedepan Pajak Daerah harus dilakukan, paling tidak Pemerintah Kota Batu dan Pelaku wisata seharusnya bisa mengembangkan marketing yang baik, agar pendapatan daerah mampu mendongkrak pendapatan selama ini,” jelasnya.
Long Weekend, Ribuan Wisatawan Padati Pantai Selatan Malang, Polisi Gelar Patroli Gabungan
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Batu Komisi B, Sujono Jonet, menekankan urgensi kerja sama dalam pemantauan pajak.
“Yang perlu ditekankan agar pendapatan pajak daerah ini bisa maksimal perlu adanya kesepakatan bersama tentunya seperti hal ji yang mana dengan aplikasi pemantauan pajak daerah yang dapat dipantau secara bersama-sama,” tutupnya.
Dengan hadirnya SIP Mobile Sae dan forum penguatan stakeholder, diharapkan Kota Batu mampu menciptakan sistem perpajakan yang adil, transparan, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis partisipasi bersama.
Reporter :Arief Juli Prabowo
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya






