Kediri, LINGKARWILIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat mengeluarkan peringatan adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir di sejumlah wilayah Indonesia pada pertengahan September.
Untuk Jawa Timur, hujan lebat diperkirakan terjadi pada 10 dan 15 September, sedangkan hujan dengan intensitas sedang akan berlangsung pada 12–14 September 2025.
Sementara di DKI Jakarta, hujan deras diprediksi turun pada 10–11 September, dengan hujan sedang pada 12, 15, dan 16 September. Adapun wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan lebat pada 10, 11, dan 16 September, serta hujan sedang pada 12 September.
Merespons peringatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri melakukan pemetaan wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Baca juga : Pocong Ngamen di Siang Bolong, Warga Paron, Kediri, Kaget Sekaligus Terhibur
Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Joko Sukrisno, menyampaikan pihaknya memperketat pemantauan terutama di kawasan kaki Gunung Wilis di barat sungai, meliputi Mojo, Semen, Banyakan, Grogol, dan Tarokan.
Sementara di timur, wilayah rawan berada di lereng Gunung Kelud, yakni Kepung, Puncu, Kandangan, Plosoklaten, dan Ngancar.
“BPBD juga berkoordinasi dengan forkopimcam, TNI, Polri, dan perangkat desa untuk mengantisipasi kemungkinan bencana. Koordinasi ini penting agar penanganan bisa dilakukan bersama-sama,” jelas Joko, Sabtu (13/9/2025).
Baca juga : Program MBG Mulai Dirasakan Siswa di Blitar, dari PAUD hingga SMA Kini Dapat Jatah Gizi Seimbang
Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Kediri, agar tetap waspada terhadap kondisi alam saat ini.
“Peringatan ini menjadi upaya untuk mengurangi risiko bencana. Semoga masyarakat lebih cermat menyikapi setiap perubahan cuaca,” pungkasnya.***
Reporter : Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





