Harga Bawang Merah di Malang Terjun ke Rp 18 Ribu per Kilo Saat Panen Raya

Harga Bawang Merah di Malang Terjun ke Rp18 Ribu per Kilo Saat Panen Raya
Harga Bawang Merah di Malang Terjun ke Rp18 Ribu per Kilo Saat Panen Raya (Arief)

Malang, LINGKARWILIS.COM –Musim panen raya bawang merah di Kabupaten Malang kembali menekan harga jual di tingkat petani. Dari sebelumnya berada di angka Rp22.500 per kilogram, kini harga hanya berkisar Rp18.000 hingga Rp19.000 per kilogram.

Melimpahnya hasil panen membuat stok di lapangan menumpuk, sementara daya serap pasar masih terbatas. Kondisi ini semakin diperparah dengan panen serentak di sejumlah daerah penghasil bawang merah di Jawa Timur, seperti Probolinggo dan Nganjuk.

Di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang, para petani bawang merah merasakan langsung dampaknya. Meskipun harga masih dianggap sedang, beban biaya produksi tetap tinggi, terlebih pada musim pancaroba seperti sekarang.

Baca juga : DLH Kabupaten Kediri Gencarkan Kampanye Sungai Bebas Sampah di Momen World Cleanup Day

“Sekarang harganya Rp18 ribu sampai Rp19 ribu per kilo. Tapi karena kemarau basah, biaya perawatan juga naik, terutama untuk obat tanaman,” ungkap Wahyudi, petani bawang merah setempat, Senin (22/9).

Menurutnya, harga di bawah Rp20 ribu per kilogram sulit memberikan keuntungan yang memadai.
“Kalau dihitung biaya pupuk, obat-obatan, dan tenaga kerja, hasil panen seringkali hanya balik modal, bahkan bisa rugi kalau kualitasnya turun,” tambahnya.

Sejumlah petani lain memilih menahan hasil panennya di gudang, berharap harga membaik setelah panen raya berakhir.

“Kalau dijual sekarang terlalu rendah. Kami simpan dulu, semoga nanti harga lebih bagus,” ujar Sutris, petani lain.

Baca juga : Barista Asal Kediri Kelola 15 Outlet Kayuhan Caffe, Begini Cerita Perjuangannya

Pantauan di lapangan, para petani masih disibukkan dengan proses panen, pemilahan, penjemuran, hingga pengikatan bawang merah untuk dikirim ke pasar. Namun harga yang lesu membuat banyak petani merasa khawatir.

“Biasanya setelah panen raya, harga naik lagi, apalagi menjelang musim tanam saat bibit sangat dibutuhkan. Harapan kami harga bisa segera pulih, supaya petani tidak terus merugi,” tutup Wahyudi.***

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D