Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangkaian kegiatan World Cleanup Day Indonesia (WCDI) 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri mengintensifkan kampanye sungai bebas sampah.
Aksi bersih-bersih yang melibatkan masyarakat, komunitas, hingga kelompok warga masih terus digelar di sejumlah titik, terutama yang dekat dengan pemukiman.
Memasuki musim penghujan, perhatian terhadap kebersihan sungai semakin krusial. Tumpukan sampah yang menyumbat aliran air berpotensi menimbulkan banjir serta merendam lahan pertanian maupun kawasan penduduk.
Baca juga : PMI Kota Kediri Mulai Beroperasi di Gedung Baru Jalan Semampir Gang 1, Resmi Dibuka pada HUT ke-80
Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menegaskan pihaknya mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai.
“Kami berharap perangkat desa dapat meneruskan imbauan ini kepada RT, RW, maupun warga. Kalau sungai dibiarkan kotor, alirannya bisa tersumbat, air akan mandeg di bendungan, dan akhirnya meluap,” ujarnya, Minggu (22/9).
Putut menambahkan, berbagai komunitas dan pegiat lingkungan juga ikut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih sungai.
Baca juga : Barista Asal Kediri Kelola 15 Outlet Kayuhan Caffe, Begini Cerita Perjuangannya
“Kami sangat mengapresiasi upaya mereka karena turut mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan di Kabupaten Kediri,” imbuhnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





