Jombang, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang resmi mengumumkan pembukaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) guna mengisi tiga posisi strategis yang saat ini belum memiliki pejabat definitif.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menjelaskan bahwa tiga jabatan yang dibuka adalah Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik.
Menurut Agus, sebenarnya terdapat enam posisi eselon II yang masih kosong, namun hanya tiga yang dibuka melalui seleksi terbuka kali ini. “Tiga jabatan lainnya berpotensi diisi lewat mutasi atau job fit sesuai kewenangan bupati, dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan kebijakan pimpinan daerah,” ujarnya, Selasa (7/10/2025).
Baca juga : PDAM Kota Kediri Resmi Luncurkan Aplikasi “FLOW”, Mudahkan Pelanggan Bayar Tagihan dan Kirim Aduan
Adapun enam jabatan yang masih lowong meliputi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satpol PP, Staf Ahli Pemerintahan, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Perkim, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan.
Berdasarkan pengumuman bernomor 3/PANSEL-JPTP/JBG/X/2025, pendaftaran peserta dibuka mulai 2 hingga 16 Oktober 2025 melalui laman ASN Karier BKN. Proses seleksi meliputi verifikasi administrasi, asesmen manajerial, penelusuran rekam jejak, penulisan makalah, dan wawancara. Tiga nama terbaik dari setiap formasi akan diumumkan pada awal November 2025.
“Tujuan seleksi ini agar jabatan strategis segera terisi oleh pejabat yang profesional, berintegritas, dan kompeten,” tegas Agus. Ia juga menekankan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya, dan informasi resmi hanya dapat diakses melalui laman BKPSDM Jombang.
Baca juga : Pemkab Kediri Imbau Ponpes Libatkan Ahli Konstruksi dalam Pembangunan Gedung Baru
Sebelumnya, Bupati Jombang Warsubi telah melantik 25 pejabat manajerial di Pendopo Kabupaten pada Kamis (11/9/2025). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika birokrasi.
“Mutasi dan promosi adalah bagian dari dinamika organisasi. Yang terpenting, pejabat baru harus cepat beradaptasi dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Warsubi juga menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses asesmen job fit yang telah dilakukan sebelumnya. Ia menambahkan, masih terdapat lebih dari 100 jabatan kosong di lingkungan Pemkab Jombang yang akan segera diisi pada tahap berikutnya.
“Langkah ini penting untuk memperkuat struktur pemerintahan daerah dan memastikan seluruh fungsi pelayanan publik berjalan optimal,” pungkasnya.***
Reporter: Agung Pamungkas
Editor :Hadiyin





