Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Menghadapi datangnya musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan bergerak cepat dengan melakukan revitalisasi sistem pengairan di berbagai wilayah.
Tak hanya fokus pada normalisasi waduk, embung, dan rawa, Pemkab juga mempercepat pembenahan drainase serta sungai yang dianggap paling mendesak di sejumlah titik strategis.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi proaktif Pemkab Lamongan dalam mengelola sumber daya air sekaligus menekan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan genangan. Hingga saat ini, pengerjaan di 68 titik prioritas telah mencapai sekitar 69 persen progres.
Baca juga : Pemakaman Umum Kelurahan Tosaren, Kota Kediri, Penuh, Terpaksa, Satu Liang Digunakan untuk Delapan Jenazah
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pembudi, menyampaikan bahwa pengerjaan revitalisasi ini merupakan langkah terpadu untuk memastikan kesiapan infrastruktur air menghadapi intensitas hujan tinggi.
“Upaya ini adalah bentuk komitmen Pemkab Lamongan dalam mengelola sumber daya air secara menyeluruh dan meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi di musim hujan,” ujar Erwin, Senin (13/10/2025).
Beberapa titik prioritas perbaikan meliputi Kaliotik Dusun Dandangan Desa Dlanggu Kecamatan Deket, Kali Genceng Desa Takeranklanting Kecamatan Tikung, Kali Desa Kebalan Kulon Kecamatan Sekaran, Kali Desa Duriwetan Kecamatan Maduran, serta pemeliharaan tanggul dan tebing Sungai di Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah.
Baca juga : Nelayan Asal Lamongan Tewas Mendadak Saat Melaut di Perairan Bawean
Selain pembenahan drainase dan sungai, Pemkab Lamongan juga telah menyelesaikan normalisasi 96 waduk dan embung sebagai bagian dari upaya mitigasi terintegrasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tampung air agar mampu menahan debit tinggi saat curah hujan meningkat.
“Total ada 96 waduk dan embung yang telah dinormalisasi, terdiri atas 22 waduk dan rawa, serta 74 embung,” jelas Erwin.
Langkah komprehensif ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian banjir dan menjaga ketahanan infrastruktur air di Kabupaten Lamongan selama musim hujan berlangsung.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





