Diduga Drainase Tersumbat Pembangunan, SDN 1 Sukomoro Terendam Banjir Parah

Diduga Drainase Tersumbat Pembangunan, SDN 1 Sukomoro Terendam Banjir ParahDiduga Drainase Tersumbat Pembangunan, SDN 1 Sukomoro Terendam Banjir Parah
Diduga Drainase Tersumbat Pembangunan, SDN 1 Sukomoro Terendam Banjir Parah (Inna)

NGANJUK, LINGKARWILIS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Senin (16/3/2026), mengakibatkan SDN 1 Sukomoro terendam banjir cukup parah.

Peristiwa ini disebut sebagai yang terburuk dibandingkan kejadian sebelumnya. Diduga, banjir dipicu oleh tersumbatnya saluran drainase akibat aktivitas pembangunan di area belakang sekolah.

bayar PBB Kota Kediri

Akibatnya, aliran air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar dan justru meluap hingga menggenangi ruang kelas serta halaman sekolah.

Kepala SDN 1 Sukomoro, Biyeti Trilistiana, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas sekolah karena genangan air bertahan cukup lama.

Baca juga : Sidang Ketujuh Sengketa TPA Kota Kediri Berakhir, Hari Ini Masuk Tahap Mediasi

“Banjir kali ini memang lebih parah dari biasanya. Penyebab utamanya karena saluran drainase tertutup akibat pembangunan di belakang sekolah, sehingga air tidak punya jalan keluar,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Selain banjir, cuaca ekstrem yang disertai angin kencang juga menyebabkan kerusakan fisik pada fasilitas sekolah. Sebuah pohon besar dilaporkan tumbang dan menimpa pagar sekolah hingga rusak.

“Bersamaan dengan hujan deras, ada angin kencang yang mengakibatkan pohon besar tumbang dan menimpa pagar sekolah,” tambahnya.

Pihak sekolah berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait, khususnya pengembang proyek di belakang sekolah serta dinas terkait, untuk segera menormalisasi saluran drainase.

Baca juga : Jelang Lebaran, BULOG Kediri Gelontorkan 685 Ton Beras dan 137 Ribu Liter Minyak untuk 34 Ribu Warga

Langkah tersebut dinilai penting agar kegiatan belajar mengajar tidak terus terganggu saat hujan kembali turun.***

Reporter : Inna Dewi Fatima

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *