Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia sekolah terus digalakkan jajaran Polsek Kediri Kota. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang digelar di SMK Negeri 3 Kota Kediri, Senin (27/10/2025) pagi.
Dalam pelatihan tersebut, para siswa tampak antusias mengikuti simulasi penyeberangan dan pengaturan lalu lintas di depan sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan selama tiga minggu yang dilaksanakan Unit Lantas Polsek Kediri Kota.
Kanit Lantas Polsek Kediri Kota, AKP Cham Sunarko, menjelaskan bahwa pelatihan PKS tidak sekadar mengenalkan aturan lalu lintas, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kedisiplinan di kalangan pelajar.
“Hari ini kami mendampingi adik-adik SMKN 3 Kota Kediri membantu penyeberangan pelajar. Tujuannya agar mereka terbiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah,” ujar AKP Cham Sunarko.
Baca juga : Musim Hujan, Petani Cabai di Kediri Diminta Waspadai Serangan Virus Busuk Akar
Ia menambahkan, peserta pelatihan dibekali dengan keterampilan dasar, mulai dari teknik penyeberangan aman, 12 gerakan pengaturan lalu lintas, hingga patroli keamanan di lingkungan sekolah.
“Selama tiga minggu kami memberikan pembinaan agar mereka benar-benar memahami tugas PKS. Harapannya, setelah pelatihan ini sekolah bisa mandiri dalam menjaga ketertiban dan keselamatan,” tuturnya.
Salah satu peserta, Vadya Kirana Larasati, mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan PKS memberikan pengalaman baru yang bermanfaat.
Baca juga : DLH Kabupaten Kediri Percantik Kawasan SLG, Tambah RTH dan Jalur Pedestrian Baru
“Awalnya sempat gugup saat membantu penyeberangan, tapi setelah dibimbing, jadi tahu cara mengatur lalu lintas dengan benar. Sekarang saya lebih disiplin dan peduli pada keselamatan,” ujarnya.
AKP Cham Sunarko menegaskan, pihaknya siap memberikan pendampingan serupa jika sekolah lain berminat membentuk PKS.
“Kami terbuka bagi sekolah-sekolah lain yang ingin mengembangkan PKS. Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh positif dalam menumbuhkan budaya disiplin dan tanggung jawab di kalangan pelajar,” pungkasnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





