BLITAR, LINGKARWILIS.COM — Setelah sempat mengalami perusakan oleh massa pada Agustus lalu, Gedung DPRD Kabupaten Blitar akhirnya mulai direnovasi. Menariknya, proses perbaikan tersebut sepenuhnya ditangani oleh pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan renovasi telah berlangsung lebih dari sepekan. Sejumlah pekerja tampak sibuk membersihkan puing-puing bangunan, termasuk bongkahan asbes dan rangka besi yang rusak. Di sisi lain, beberapa pekerja terlihat mengukur ulang struktur ruangan di dalam gedung.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, M. Rifai, mengungkapkan bahwa proses perbaikan kini tengah dikebut. Namun, pihaknya belum mengetahui pasti kapan renovasi akan rampung.
“Seluruh proses, mulai dari pendanaan hingga pelaksanaannya, ditangani langsung oleh pemerintah pusat. Kami berharap renovasi bisa segera tuntas agar aktivitas dewan dan sekretariat kembali berjalan normal,” ujar Rifai, Kamis (13/11/2025).
Baca juga : Istri Pegawai Pajak Korban Pembunuhan Dimakamkan di Blitar
Rifai menjelaskan, beberapa bagian gedung yang tengah diperbaiki meliputi ruang rapat lantai satu, serta ruang sekretariat bagian depan dan belakang.
Ia juga berharap agar ruang rapat paripurna di lantai dua dapat dilengkapi fasilitas pendukung yang lebih memadai, seperti pendingin ruangan (AC), mengingat banyak anggota dewan yang kerap merasa tidak nyaman saat rapat berlangsung.
“Mudah-mudahan perbaikannya cepat selesai dan fasilitasnya lebih baik,” harapnya.
Sebagaimana diketahui, gedung DPRD Kabupaten Blitar sempat menjadi sasaran amuk massa pada Agustus lalu. Sejumlah ruangan mengalami kerusakan parah, termasuk ruang paripurna, sekretariat, komisi, serta ruang fraksi. Total kerugian akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






