Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri memberlakukan penutupan sementara Jembatan Brawijaya selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Desember 2025.
Kebijakan ini diambil untuk mendukung pekerjaan perbaikan struktural serta penataan ulang arus lalu lintas demi menjaga keselamatan pengguna jalan, Senin (1/12/2025).
Untuk tanggal 1–2 Desember, penutupan dilakukan secara total pada pukul 22.00–05.00 WIB. Seluruh jenis kendaraan dilarang melintas selama jam tersebut. Pada 3 Desember, jembatan akan dibuka terbatas melalui satu jalur untuk dua arah, sehingga pengendara diminta lebih berhati-hati karena potensi terjadinya kepadatan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arif Cholisudin, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai antisipasi risiko selama pengerjaan berlangsung.
Baca juga : Warga Baleturi Terima Kompensasi Lahan untuk Proyek Tol Kertosono–Kediri
“Penutupan ini perlu dilakukan demi keamanan bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintas dan memilih rute alternatif,” ujarnya.
Arif menyarankan pengendara untuk memanfaatkan Jembatan Bandar Ngalim atau Jembatan Semampir guna menjaga kelancaran perjalanan.
Dishub bersama pihak kepolisian juga menurunkan personel pengatur lalu lintas dan telah memasang rambu penunjuk jalur alternatif di beberapa titik persimpangan. Warga diminta menyesuaikan waktu bepergian, terutama pada malam hari saat penutupan total diberlakukan.
Baca juga : Dinkes Kota Kediri Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Senam Jantung Sehat Bersama YJI
Pemerintah memastikan penutupan bersifat sementara. Jembatan Brawijaya akan dibuka kembali setelah seluruh pekerjaan rampung dan dinyatakan aman untuk dilewati.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






