BPBD Jombang Perketat Kesiapsiagaan Menjelang Puncak Musim Hujan 2026

BPBD Jombang Perketat Kesiapsiagaan Menjelang Puncak Musim Hujan 2026
Ilustrasi kesiapsiagaan BPBD Jombang menghadapi ancaman banjir, angin kencang, dan tanah longsor pada puncak musim hujan 2026. (ChatGPT)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Mengantisipasi puncak musim hujan 2026 yang diperkirakan berlangsung lebih ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh sektor.

Serangkaian langkah strategis disiapkan untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menyampaikan bahwa seluruh personel dan peralatan telah disiagakan maksimal guna mendukung penanganan kedaruratan.

“Kami berharap situasi seperti di Sumatra tidak terjadi di Jombang. Namun jika bencana datang, kami sudah siap, baik dari sisi SDM, perlengkapan, maupun dukungan pemerintah daerah,” ujarnya, Senin (1/12/2025).

Baca juga : Pemkot Kediri Tutup Sementara Jembatan Brawijaya Imbas Pemasangan Regel Baru, Mulai 1 Desember

Sebagai tindak lanjut arahan Bupati, BPBD telah mengedarkan surat kepada seluruh OPD dan pemerintah kecamatan untuk menyiapkan posko siaga di wilayah masing-masing.

Dengan adanya posko tersebut, respons cepat dapat dilakukan ketika terjadi bencana. “Koordinasi akan lebih efektif. Posko kecamatan dapat langsung terhubung dengan BPBD untuk evakuasi maupun penyaluran bantuan,” jelas Wiku.

Ia mengingatkan bahwa sejumlah kecamatan di Jombang tetap berpotensi terdampak jika curah hujan meningkat, mulai Bandarkedungmulyo, Mojoagung, hingga kawasan utara dan selatan.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah persoalan pengelolaan sungai yang berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Baca juga : ATM Beras MAPAN Resmi Mengalir di Semampir, Kota Kediri, Sebanyak 107 Warga Terima Hak Perdana

“Keterbatasan anggaran pemeliharaan di BBWS sering berdampak pada penanganan di lapangan. Masyarakat biasanya langsung meminta BPBD turun, padahal sungai bukan menjadi kewenangan penuh BPBD,” terangnya.

Meski begitu, Wiku menegaskan bahwa komunikasi dengan Dinas PU dan BBWS akan terus diperkuat untuk memastikan respons cepat saat tanggap darurat.***

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D