Rekonstruksi 57 Adegan, Danang Susilo Peragakan Detik-Detik Pembunuhan Bhayangkari dan Anak di Nganjuk

Rekonstruksi 57 Adegan, Danang Susilo Peragakan Detik-Detik Pembunuhan Bhayangkari dan Anak di Nganjuk
Danang keluar dari mobil dan hendak menuju kamar kost Elvy (Inna)

Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Satuan Reserse Kriminal Polres Nganjuk menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang menewaskan seorang Bhayangkari Polres Nganjuk beserta anaknya di Jalan Monginsidi, Kelurahan Payaman, Kabupaten Nganjuk, Jumat (19/12/2025).

Dalam rekonstruksi yang berlangsung langsung di lokasi kejadian tersebut, tersangka Danang Susilo (30) memperagakan total 57 adegan, mulai dari tahap perencanaan hingga eksekusi aksi pembunuhan yang menggemparkan warga.

Tersangka terlihat tenang saat memperagakan setiap rangkaian adegan di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian. Rekonstruksi digelar untuk mencocokkan keterangan tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan fakta yang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca juga : Hadapi Musim Hujan, PLN ULP Nganjuk Ingatkan Warga Waspadai Risiko Kelistrikan

Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca, menyampaikan bahwa seluruh adegan menggambarkan betapa brutalnya tindakan yang dilakukan pelaku. Motif utama pembunuhan diduga dipicu rasa sakit hati dan kecemburuan setelah korban, Elvy Nurhayati (41), menyampaikan niat untuk rujuk dengan suaminya yang merupakan anggota Polsek Kertosono.

“Dalam rekonstruksi ini tersangka memperagakan 57 adegan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka menyimpan rasa sakit hati setelah korban mengatakan akan kembali rujuk dengan suaminya,” jelas AKP Sukaca di sela kegiatan.

Dari rangkaian adegan terungkap pula bahwa pembunuhan tersebut telah direncanakan sebelumnya. Tersangka diketahui membeli sebilah pisau di pasar sekitar empat hari sebelum peristiwa terjadi.

Baca juga : DLH Kabupaten Kediri Laksanakan Penghijauan Lingkungan di Desa Tulungrejo Pare

Pada malam kejadian, Selasa (25/11/2025), Danang mendatangi tempat kos korban dan langsung melakukan penusukan secara brutal terhadap tiga orang. Akibat serangan tersebut, Elvy Nurhayati dan putri sulungnya, Ellinda Jelsa Ika (22), meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara anak bungsu korban berinisial ED (18) berhasil selamat meski mengalami luka serius.

“Korban Elvy mengalami 47 luka tusukan, anaknya Ellinda sekitar 32 tusukan, sedangkan korban yang selamat mengalami kurang lebih 20 tusukan,” ungkap Sukaca.

Sementara itu, penasihat hukum tersangka, Sandi Puguh Irawan, mengungkapkan bahwa hubungan asmara antara tersangka dan korban yang telah berlangsung sekitar dua tahun turut menjadi latar belakang emosional kasus tersebut.

Menurutnya, tersangka sempat tersulut emosi setelah melihat pesan masuk dari pria lain di ponsel korban, yang memicu kecemburuan berlebihan hingga berujung pada tindakan nekat.

“Tersangka merasa cemburu setelah mengetahui ada pesan WhatsApp dari pria lain. Dari situ emosinya memuncak hingga gelap mata,” terang Sandi.

Meski sempat muncul upaya untuk berdamai, emosi dan kecemburuan tersangka kembali memuncak hingga rencana pembunuhan yang telah disiapkan benar-benar dijalankan. Selain senjata tajam, polisi juga mengamankan satu unit mobil yang digunakan tersangka menuju lokasi kejadian.

Rekonstruksi berjalan aman dan lancar serta menjadi bagian penting dalam penguatan berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penuntutan.***

Reporter: Inna Dewi Fatimah

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4Dsitus toto