KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Dalam upaya meneguhkan nilai toleransi, persatuan, serta kemanunggalan TNI dengan masyarakat, Koramil 0809-02 Pesantren, Kodim 0809/Kediri, melaksanakan rangkaian kunjungan Natal ke sejumlah gereja di wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Sebanyak 10 gereja disambangi dalam kegiatan yang berlangsung sejak 21 hingga 28 Desember 2025. Agenda tersebut digelar berdasarkan arahan dan izin Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Ragil Jaga Utama, sebagai bagian dari komitmen TNI dalam menjaga harmoni sosial dan stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Danramil 0809-02 Pesantren, Kapten Inf Dwi Agus Hariyanto, menegaskan bahwa kunjungan Natal ini bertujuan mempererat komunikasi lintas iman, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan sinergi antara TNI dan warga.
“Melalui momentum Natal 2025, kami berharap toleransi, persatuan, dan kesatuan bangsa semakin kokoh, sekaligus mempertegas kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Kapten Dwi Agus.
Baca juga : Persik Kediri Amankan Tiga Poin Usai Kalahkan Persis Solo di Stadion Brawijaya
Dalam setiap kunjungan, Danramil juga menyerahkan bingkisan Natal kepada pengurus gereja sebagai simbol kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan antarumat beragama. Selain itu, ia turut menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh jemaat.
“Semoga tahun mendatang menjadi momentum kebangkitan persatuan, semangat gotong royong, serta dukungan bersama terhadap program pemerintah demi terwujudnya Kediri yang harmonis, dinamis, dan aman,” imbuhnya.
Salah satu gereja yang dikunjungi adalah Gereja Utusan Pentakosta Indonesia di Lingkungan Dander, Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren. Perayaan Natal di gereja tersebut diikuti sekitar 300 jemaat.
Natal tahun ini mengangkat tema “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Pendeta Rubiyanto Sagaria menjelaskan, tema tersebut mencerminkan perjalanan manusia dari kegelapan dosa menuju terang keselamatan melalui Yesus Kristus.
“Yesus Kristus adalah terang dunia. Barang siapa percaya kepada-Nya akan hidup dalam terang dan menerima pengampunan dosa. Itulah makna kelahiran Kristus bagi umat manusia,” tuturnya.
Pendeta Rubiyanto juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, serta aparat pemerintah setempat atas dukungan pengamanan selama perayaan Natal berlangsung.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta pengamanan dari seluruh aparat. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan menjadi kehormatan bagi jemaat kami,” pungkasnya.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin






