BLITAR, LINGKARWILIS.COM — Minat masyarakat Blitar dan wilayah sekitarnya dalam mengurus paspor menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Sepanjang 2025, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mencatat penerbitan puluhan ribu paspor, dengan mayoritas digunakan untuk keperluan wisata ke luar negeri.
Berdasarkan data Imigrasi Blitar, selama 2025 tercatat sebanyak 32.571 paspor diterbitkan. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di posisi 31.871 paspor. Dari total tersebut, kebutuhan untuk perjalanan wisata menjadi tujuan paling dominan.
Tercatat sebanyak 16.866 paspor diterbitkan untuk kepentingan pelesiran ke luar negeri. Sementara sisanya digunakan untuk berbagai keperluan lain, seperti ibadah umrah dan haji, bekerja di luar negeri, pendidikan, serta kepentingan lainnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Aditya Nursanto, menyebut meningkatnya jumlah pemohon paspor tidak lepas dari berakhirnya pembatasan perjalanan internasional pasca pandemi Covid-19. Sejak akses keluar negeri kembali dibuka, antusiasme masyarakat untuk bepergian ke luar negeri terus tumbuh.
Baca juga : Diduga Mengantuk, Truk Bermuatan Benih Tebu di Kediri Hantam Pohon hingga Ringsek
“Setelah tidak ada lagi pembatasan perjalanan ke luar negeri, jumlah pemohon paspor terus meningkat. Ini juga menjadi indikator bahwa kondisi perekonomian masyarakat mulai membaik,” ujar Aditya, Jumat (2/1/2026).
Meski demikian, Aditya menegaskan bahwa pihak Imigrasi tetap menerapkan prosedur ketat dalam proses penerbitan paspor. Setiap pemohon wajib melalui tahapan pemeriksaan, termasuk sesi wawancara guna memastikan kejelasan tujuan perjalanan ke luar negeri.
“Kami tidak ragu menolak permohonan apabila ditemukan hal-hal yang meragukan. Wawancara dilakukan untuk memastikan tujuan dan keabsahan permohonan paspor,” tegasnya.
Ia menambahkan, ribuan paspor yang diterbitkan untuk keperluan wisata mayoritas digunakan untuk perjalanan ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Malaysia dan Singapura menjadi tujuan favorit karena memiliki banyak destinasi wisata dengan biaya perjalanan yang relatif terjangkau.
Baca juga : Awal 2026, Sejumlah Destinasi Wisata Kediri Dipadati Pengunjung, Hutan Pinus Semen Jadi Favorit
Selain untuk wisata, paspor juga digunakan untuk keperluan ibadah dan pekerjaan. Sepanjang 2025, tercatat sekitar 6.570 paspor diterbitkan untuk umrah, 2.183 paspor untuk ibadah haji, serta 3.229 paspor untuk keperluan bekerja di luar negeri.
“Pemohon paspor tidak hanya berasal dari Blitar dan Tulungagung, tetapi juga dari sejumlah daerah lain di sekitarnya,” pungkas Aditya.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






