KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Kota Kediri tampak semarak sejak pagi hari saat ribuan aparatur sipil negara (ASN) mengikuti kegiatan Gowes Bersama Pemerintah Kota Kediri dan Pemerintah Kota Madiun, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 140 ribu peserta dari jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari lurah, camat, kepala dinas, hingga pejabat struktural, dengan titik kumpul di Balai Kota Kediri.
Gowes bersama yang dipimpin langsung Wali Kota Kediri dan Wali Kota Madiun tersebut menjadi simbol penguatan sinergi antarpemerintah daerah, sekaligus wujud komitmen bersama dalam mendorong terwujudnya kawasan perkotaan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Seluruh aspek teknis kegiatan dipersiapkan secara matang. Panitia memastikan pengamanan rute, pengaturan lalu lintas, serta pengawalan peserta berjalan terkoordinasi lintas OPD, sehingga kegiatan berlangsung tertib dan lancar dari awal hingga akhir.
Baca juga : Antisipasi Pohon Tumbang, DLHKP Kota Kediri Lakukan Pemangkasan di Jalan Brigjend Katamso
Rute gowes menempuh jarak sekitar enam kilometer dengan melintasi sejumlah ruas jalan utama, dimulai dari Balai Kota Kediri menuju Jalan Dhoho, Jalan Pattimura, Jalan Kilisuci, tembus Kaliombo, Jalan Padang Padi, tembus Ngronggo, Jalan Sumber, Jalan Sumber Jiput, dan berakhir di kawasan Sumber Jiput, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota.
Selain aktivitas bersepeda, kegiatan ini juga dirangkai dengan aksi penanaman pohon produktif sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. Sejumlah bibit tanaman seperti matoa, mangga, dan jenis tanaman lainnya ditanam sebagai investasi hijau jangka panjang bagi Kota Kediri.
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Kediri, Widiantoro, menyampaikan bahwa kerja sama antara Kota Kediri dan Kota Madiun tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Ia mengungkapkan, sehari sebelumnya kedua pemerintah daerah telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai dasar penguatan kolaborasi strategis berkelanjutan.
“Melalui MoU ini, kami menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan UMKM lintas daerah, serta promosi potensi pariwisata kawasan Kediri–Madiun,” jelas Widiantoro.
Baca juga : Kasus PMK Kembali Muncul di Kediri, DKPP Catat 49 Sapi Terjangkit dan Satu Mati
Meski sempat diguyur hujan gerimis, antusiasme peserta tetap tinggi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan soliditas yang terbangun di antara kedua daerah.
Kebersamaan semakin terasa saat para peserta menikmati sajian khas Kota Kediri berupa nasi pecel pincuk beralas daun pisang, yang menjadi simbol kearifan lokal sekaligus perekat kebersamaan.
Seluruh peserta tampak kompak mengenakan kaus olahraga HUT Korpri, menunjukkan kekompakan ASN dan jajaran pemerintahan dalam mendukung arah pembangunan Kota Kediri yang menitikberatkan pada kesehatan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Lebih dari sekadar kegiatan olahraga, gowes bersama ini menjadi gerakan internal pemerintahan yang memperkuat semangat kolaborasi, kepedulian lingkungan, dan komitmen bersama dalam membangun masa depan Kota Kediri.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin




