KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Setiap akhir pekan, kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) menjelma menjadi magnet aktivitas warga. Ribuan pengunjung memadati area Car Free Day (CFD), menciptakan denyut ekonomi yang turut menghidupi berbagai lapisan masyarakat, termasuk para juru parkir musiman di titik-titik strategis.
Salah satu titik parkir berada di sisi utara jalan, tepat di depan area wahana air SLG. Di lokasi tersebut, Imam, warga Desa Joho, Kecamatan Wates, tampak sigap mengatur keluar-masuk kendaraan pengunjung.
Meski hanya mengelola area parkir dengan luas terbatas dibanding juru parkir lainnya, Imam tetap merasakan manfaat dari ramainya CFD setiap Minggu pagi.
“Kalau hari Minggu memang ramai. Walaupun lahannya kecil, tetap penuh,” kata Imam saat ditemui di sela-sela aktivitasnya, Minggu (25/1/2026).
Baca juga : Dishub Kabupaten Kediri Bidik PAD Retribusi Parkir 2026 Tembus Rp19,1 Miliar
Ia menjelaskan, tarif parkir di kawasan SLG berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000, bergantung pada jenis kendaraan serta tingkat kepadatan.
Menurutnya, besaran tarif tersebut merupakan kesepakatan bersama antar juru parkir agar tetap terjangkau dan tidak memberatkan pengunjung.
Menariknya, Imam tidak mengikuti sebagian juru parkir lain yang bertahan hingga sore hari. Ia memilih menyudahi aktivitasnya lebih awal. “Biasanya saya sampai siang saja, setelah itu pulang,” ujarnya singkat.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





