Malang, LINGKARWILIS.COM – Asosiasi Jurnalis Perempuan (AJP) yang dipimpin Hentty Kartika Sari berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menggelar Sarasehan Pelajar Jawa Timur 2026. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari ratusan pelajar di wilayah Malang Raya.
Acara berlangsung di aula SMAN 9 Kota Malang dan dirancang sebagai wadah pembinaan untuk meningkatkan kemampuan literasi kreatif serta keterampilan berbicara di depan publik bagi pelajar Jawa Timur, guna membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.
Sebanyak 265 peserta yang berasal dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan tersebut. Para pelajar mendapatkan pembekalan intensif selama beberapa jam dari praktisi media dan pakar pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, hadir sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya budaya menulis dan keberanian berbicara sebagai landasan pembentukan karakter generasi muda Jawa Timur.
Baca juga : Sambut Ramadhan, PDAM Tirta Dhaha Kediri Beri Diskon Besar Biaya Sambungan Baru
Aries mengingatkan para pelajar bahwa mereka bukan sekadar penonton, melainkan aktor utama dalam perkembangan zaman.
“Kalian adalah penulis sejarah hari ini. Keberanian menulis dan berbicara akan membentuk jiwa kepemimpinan di masa depan. Inilah semangat Jatim Cerdas Pendidikan Berdampak,” ujar Aries, Kamis (05/02).
Sarasehan ini juga menghadirkan dua narasumber dari media nasional untuk memberikan perspektif profesional mengenai dunia jurnalistik dan public speaking. Salah satunya, Ammar Ramzi, yang membahas teknik menulis kreatif yang efektif bagi generasi muda, strategi membangun cerita yang relevan, serta penguatan opini pelajar sebagai bentuk kontribusi sosial.
Narasumber kedua, Belinda Firda, M.Kom., menyoroti pentingnya public speaking sebagai keterampilan utama pelajar masa kini. Ia menjelaskan teknik tampil percaya diri meski tidak sempurna, komunikasi yang empatik, serta cara menyampaikan pesan yang berdampak.
Baca juga : Bupati Kediri, Mas Dhito Dukung MKD DPR RI Guna Cegah Pemalsuan Nopol Khusus,
Para narasumber bersama Kepala Dinas Pendidikan Jatim juga mengingatkan bahwa media sosial merupakan ruang ekspresi bagi generasi muda yang menawarkan peluang sekaligus tanggung jawab.
Sarasehan Pelajar 2026 ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan pelajar Jawa Timur sebagai generasi masa depan yang: memiliki literasi yang kuat, berkarakter dalam perilaku, serta mampu memberikan dampak melalui karya dan keberanian menyuarakan gagasan.***
Reporter : Arief Prabowo
Editor : Hadiyin






