Jelang Ramadan 1447 H, Harga Sembako di Pasar Legi Jombang Cenderung Stabil, Sejumlah Komoditas Mulai Turun

Jelang Ramadan 1447 H, Harga Sembako di Pasar Legi Jombang Cenderung Stabil, Sejumlah Komoditas Mulai Turun
Pedagang melayani pembeli di salah satu kios Pasar Legi Jombang. (Foto : Santoso)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Jombang terpantau relatif terkendali dengan pergerakan yang variatif. Berdasarkan pemantauan di Pasar Legi Jombang, Selasa (10/2), sebagian bahan pangan terutama bumbu dapur dan sayuran mengalami penurunan harga, meskipun beberapa komoditas lain tercatat naik.

Kondisi tersebut membuat aktivitas perdagangan di pasar berjalan normal tanpa lonjakan permintaan maupun kepanikan belanja seperti yang kerap terjadi menjelang Ramadan pada tahun-tahun sebelumnya.

bayar PBB Kota Kediri

Salah satu pedagang Pasar Legi Jombang, Rahayu, mengungkapkan bahwa tren harga bumbu dapur saat ini cenderung menurun dan situasi pasar masih cukup kondusif.

“Alhamdulillah, harga bumbu dapur justru turun. Pembeli juga masih seperti hari-hari biasa,” kata Rahayu.

Baca juga : Percepat Pembentukan KRPPA 2026, Pemkot Kediri Sosialisasi ke Pemangku Kepentingan

Meski demikian, ia mencatat adanya kenaikan harga bawang merah sekitar Rp5.000 per kilogram dalam sepekan terakhir. Saat ini, harga bawang merah berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram. Kenaikan ini disebut dipengaruhi faktor cuaca ekstrem di daerah sentra produksi.

Sementara itu, harga cabai rawit turun dari Rp85.000 menjadi Rp80.000 per kilogram, cabai merah besar naik dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, dan tomat naik dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 per kilogram. Harga telur ayam ras relatif stabil di kisaran Rp29.000 per kilogram. Adapun sayur kol turun dari Rp18.000 menjadi Rp16.000 per kilogram, sedangkan komoditas seperti wortel dan buncis hanya mengalami fluktuasi ringan.

Rahayu menilai pola belanja masyarakat saat ini lebih rasional dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Pembeli tidak terlalu ramai seperti biasanya menjelang puasa. Mungkin karena harga masih stabil, jadi mereka belanja secukupnya,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ika, salah satu pembeli di Pasar Legi. Ia mengaku cukup terbantu dengan kondisi harga yang masih terkendali. “Lumayan lega, belum ada lonjakan harga signifikan. Cabai yang sempat mahal sekarang sudah turun, dan banyak kebutuhan lain masih terjangkau,” tuturnya.

Baca juga : Tingkat Kesembuhan PMK di Kabupaten Kediri Capai 113 dari 197 Kasus

Baik pedagang maupun pembeli berharap stabilitas harga ini dapat bertahan hingga Ramadan berlangsung, agar daya beli masyarakat tetap terjaga selama bulan puasa.

“Kami berharap harga tetap stabil sampai Ramadan nanti, supaya masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan dengan harga yang terjangkau,” pungkas Rahayu. (st2/ag)

Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto