KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Progres pembangunan Stadion Gelora Dhaha Jayati (GDJ) pada 2026 difokuskan pada penyelesaian atap stadion secara menyeluruh di zona A, B, C, dan D.
Pemasangan atap dinilai sangat urgen karena menjadi bagian penting dari estetika sekaligus aspek teknis bangunan. Dengan atap terpasang di seluruh sisi, stadion akan tampak lebih megah dari berbagai sudut pandang. Sesuai tahapan pengerjaan, penyelesaian atap ditargetkan rampung pada 2026.

Selain itu, penataan sistem pencahayaan juga menjadi prioritas. Lampu berintensitas tinggi akan dipasang menyatu di bagian atap stadion sehingga mampu menerangi seluruh lapangan dan area dalam stadion secara merata.
Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Kediri Ir. Irwan Chandra melalui Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Perkim, Joko Riyanto, menjelaskan bahwa desain pencahayaan tidak lagi menggunakan tiang lampu tinggi di empat sudut stadion seperti umumnya.
Baca juga : Permintaan Bunga di Kediri untuk Nyekar Meningkat, Ini Infonya
“Lampu ditempatkan di atap stadion dengan sinaran cahaya tinggi memenuhi seluruh area. Tiang lampu tidak digunakan karena bisa mengganggu penerbangan dan ini sesuai aturan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP), terlebih GDJ berdekatan dengan Bandara Internasional Dhoho,” jelasnya.
Menurut Joko, dua aspek vital tersebut—atap dan pencahayaan—ditargetkan selesai berbarengan dengan sarana prasarana penunjang lainnya. Sesuai arahan pimpinan daerah, Stadion GDJ dipastikan rampung pada akhir 2027.
Sebagai proyek besar, pembangunan stadion ini melibatkan sekitar 200 tenaga kerja guna mendukung percepatan penyelesaian. Dengan jumlah pekerja tersebut, diharapkan seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





