Antisipasi Perang Sarung dan Balap Liar, Polresta Malang Kota Perkuat Patroli Blue Light Saat Ramadan 1447 H

Antisipasi Perang Sarung dan Balap Liar, Polresta Malang Kota Perkuat Patroli Blue Light Saat Ramadan 1447 H
Antisipasi Perang Sarung dan Balap Liar, Polresta Malang Kota Perkuat Patroli Blue Light Saat Ramadan 1447 H (Arief)

Malang, LINGKARWILIS.COM – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polresta Malang Kota justru meningkatkan intensitas pengamanan di wilayah hukumnya. Patroli Blue Light dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) diperkuat guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

Kabag Ops Polresta Malang Kota, Wiwin Rusli, mengatakan penguatan patroli difokuskan pada titik-titik rawan tindak kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), jambret, copet, balap liar, hingga fenomena perang sarung yang kerap muncul selama Ramadan.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Kami justru meningkatkan patroli Blue Light dan KRYD di wilayah yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas,” tegasnya, Jumat (20/02).

Baca juga : Survey Internal Saat Ramadan, Satlantas Polres Kediri Kota Perkuat Pelayanan dan Kesiapsiagaan

Menurutnya, pola patroli dilakukan secara fleksibel berdasarkan pemetaan kerawanan. Pada malam hari, patroli Blue Light digelar secara tentatif, terutama selepas salat tarawih hingga menjelang sahur. Sementara pada siang hari, pengawasan difokuskan pada jam istirahat dan jalur-jalur sepi yang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan.

“Kami sesuaikan dengan jam rawan, baik di tempat ibadah, kawasan permukiman, maupun pusat keramaian seperti pasar takjil dan pusat perbelanjaan,” jelasnya.

Perang sarung menjadi salah satu atensi utama karena dinilai telah bergeser menjadi aktivitas berbahaya. Tradisi yang awalnya dianggap permainan tersebut kerap disalahgunakan dengan memasukkan batu atau benda keras ke dalam sarung sehingga berisiko melukai.

Sejumlah lokasi yang berpotensi rawan telah dipetakan, termasuk wilayah Kecamatan Kedungkandang. Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Malang.

Baca juga : Tanpa Imanol Garcia, Persik Kediri Optimis Raih Tiga Poin Lawan Bhayangkara di Kandang

Selain itu, aparat juga memberi perhatian pada penggunaan dan peredaran petasan serta aksi balap liar pada malam hingga dini hari. Kegiatan kring reskrim turut diperkuat untuk mendukung langkah preventif agar potensi gangguan bisa dicegah lebih dini.

“Pelaksanaan patroli dilakukan secara gabungan untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan terukur,” tambahnya.

Untuk memperkuat sinergi, Polresta Malang Kota juga menyosialisasikan Pemerintah Kota Malang Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan di Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Bhabinkamtibmas diterjunkan menyampaikan imbauan kepada takmir masjid, perangkat RT/RW, dan tokoh masyarakat agar aturan tersebut dipahami dan dijalankan bersama.

Wiwin menegaskan, peningkatan patroli ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah maupun aktivitas ekonomi selama Ramadan. Ia juga mengimbau remaja memanfaatkan bulan suci untuk kegiatan positif serta meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.***

Reporter: Arief Juli Prabowo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *