Jaga Kamtibmas Ramadan, Kapolres Ponorogo Larang Sound Horeg dan Perang Sarung

Jaga Kamtibmas Ramadan, Kapolres Ponorogo Larang Sound Horeg dan Perang Sarung
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo (Sony)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan, Polres Ponorogo mengeluarkan imbauan larangan penggunaan sound horeg pada kegiatan sahur on the road (SOTR). Kebijakan ini diterapkan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di wilayah Ponorogo.

Kapolres Ponorogo, Andin Wisnu Sudibyo, menegaskan bahwa selain sound horeg, pihaknya juga melarang aktivitas perang sarung, penyalaan petasan, hingga balap liar yang dinilai berpotensi memicu gangguan ketertiban umum.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Ponorogo agar menjalankan ibadah puasa dengan baik dan memanfaatkan bulan suci ini untuk kegiatan yang positif,” ujarnya.

Baca juga : Survey Internal Saat Ramadan, Satlantas Polres Kediri Kota Perkuat Pelayanan dan Kesiapsiagaan

Ia menilai, kegiatan seperti sound horeg dan perang sarung lebih banyak menimbulkan dampak negatif serta berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas.

“Untuk kegiatan sound horeg dan perang sarung, tolong ditiadakan. Karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya,” tegasnya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Kapolres telah menginstruksikan seluruh jajaran Polsek meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya pada malam hari hingga menjelang waktu sahur.

Di sisi lain, kepolisian juga membuka layanan pengaduan melalui call center 110. Masyarakat diminta proaktif melaporkan potensi gangguan kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti.

Baca juga : Tanpa Imanol Garcia, Persik Kediri Optimis Raih Tiga Poin Lawan Bhayangkara di Kandang

“Masyarakat bisa melaporkan gangguan kamtibmas ke call center 110 agar segera tertangani,” pungkasnya.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *