Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Tulungagung, 44 Rumah Alami Kerusakan Ringan

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Tulungagung, 44 Rumah Alami Kerusakan Ringan
Petugas BPBD Tulungagung saat mendatangi lokasi rumah rusak dan melakukan evakuasi pohon tumbang menimpa rumah akibat peristiwa angin kencang (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 44 rumah warga di Kabupaten Tulungagung dilaporkan mengalami kerusakan ringan setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (3/3/2026) sore. Sejumlah bangunan rusak akibat terpaan angin, sementara dua rumah lainnya terdampak pohon tumbang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Teguh Abianto, menyampaikan bahwa hujan lebat disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan melanda hampir seluruh wilayah Tulungagung.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Berdasarkan laporan yang diterima, dampak paling signifikan terjadi di dua desa, yakni Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, dan Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru.

“Kami menerima laporan adanya angin kencang yang berdampak pada dua desa dan menyebabkan kerusakan rumah warga,” ujar Teguh.

Ia merinci, di Desa Tanjungsari tercatat 38 rumah mengalami kerusakan ringan. Sementara di Desa Plosokandang terdapat enam rumah dengan kondisi serupa. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap yang tersapu angin.

Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Evakuasi ODGJ Mengamuk dan Bawa Senjata Tajam

Dari total 44 rumah tersebut, dua di antaranya rusak akibat tertimpa pohon tumbang, masing-masing satu rumah di Tanjungsari dan satu rumah di Plosokandang.

Petugas BPBD segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, khususnya pada rumah yang terdampak pohon tumbang. Setelah proses penanganan awal, tim melakukan pendataan terhadap seluruh rumah yang mengalami kerusakan.

Teguh menambahkan, bantuan logistik dijadwalkan disalurkan pada Rabu (4/3/2026), mengingat saat ini petugas masih fokus pada proses evakuasi dan penanganan darurat.

Secara umum, sebagian besar rumah yang terdampak masih dapat dihuni. Namun, bagi warga yang bagian atap rumahnya terbuka akibat genteng atau asbes terlepas, diimbau untuk sementara mengungsi apabila hujan kembali turun demi menghindari risiko lebih lanjut.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *