Operasi Gabungan Ramadan, Aparat Tertibkan Tempat Hiburan dan Peredaran Miras di Kota Kediri

Operasi Gabungan Ramadan, Aparat Tertibkan Tempat Hiburan dan Peredaran Miras di Kota Kediri
Kepala Satpol PP Kota Kediri Paulus Luhur Budi bersama aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Polisi Militer menggelar operasi penertiban tempat hiburan dan peredaran minuman keras. (burhan)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri bersama aparat gabungan menggelar operasi penertiban tempat hiburan serta peredaran minuman keras (miras) selama bulan Ramadan. Kegiatan ini melibatkan unsur Satpol PP Kota Kediri, TNI, Polri, dan Polisi Militer.

Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Kediri tentang ketertiban umum dan larangan penjualan serta peredaran miras selama Ramadan.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Kepala Satpol PP Kota Kediri, Paulus Luhur Budi, yang memimpin langsung kegiatan itu menegaskan, penertiban menyasar sejumlah titik yang sebelumnya terdeteksi melakukan pelanggaran.

Dalam inspeksi mendadak (sidak), petugas menemukan berbagai modus yang digunakan pelaku usaha untuk mengelabui aparat.

“Di salah satu lokasi, tempat tersebut terlihat seperti warung kopi biasa. Namun setelah diperiksa, ditemukan sejumlah besar minuman keras berbagai jenis yang disimpan secara tersembunyi,” ujarnya, Rabu (4/4).

Baca juga : Jelang Lebaran, Pasar Tradisional di Kota Kediri Menggeliat, Ini Infonya

Seluruh minuman keras yang ditemukan langsung diamankan sebagai barang bukti. Pemilik usaha juga didata untuk proses lebih lanjut.

“Kalau memang memiliki izin, silakan ditunjukkan atau diurus sesuai aturan. Tetapi selama tidak ada izin, itu menjadi perhatian dan akan kami tindak,” tegasnya.

Paulus memastikan penertiban dilakukan tanpa tebang pilih. Semua tempat hiburan di Kota Kediri didatangi dan diperiksa guna memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Tidak ada tebang pilih. Siapa pun yang melanggar akan kita tertibkan. Isu bahwa ada tempat tertentu yang dibiarkan itu tidak benar. Semua kita periksa,” tandasnya.

Meski jumlah tempat hiburan di Kota Kediri relatif terbatas, aparat memastikan seluruhnya berada dalam pengawasan selama Ramadan demi menjaga ketertiban umum dan menghormati kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.

Baca juga : BKPSDM Kota Kediri Serahkan 76 SK Kenaikan Pangkat ASN Periode Maret

Operasi gabungan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antarinstansi dalam menjaga kondusivitas wilayah. Di akhir kegiatan, pimpinan operasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat.

“Terima kasih kepada rekan-rekan TNI, Polri, dan PM yang telah membantu. Alhamdulillah kegiatan malam ini berjalan lancar,” pungkasnya.***

Reporter: Agus Ely Burhan

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *